Penyanyi asal Los Angeles, MARINA, yang sebelumnya dikenal dengan nama Marina and the Diamonds, resmi mengumumkan album keenamnya berjudul “PRINCESS OF POWER”, yang akan dirilis pada 6 Juni 2025. Sebagai bagian dari album barunya, MARINA merilis single ketiga berjudul ‘CUNTISSIMO’ pada 10 April 2025. Lagu baru ini merupakan anthem techno-pop yang membahas tentang pengambilan kembali kekuatan dan jati diri perempuan yang dilengkapi dengan video musik garapan sutradara Olivia de Camps. Ia juga membawakan lagu ini secara langsung di festival Coachella Valley Music and Arts Festival pada 11 April 2025.
Shaboozey dan Myles Smith menyatukan kekuatan mereka dalam anthem folk-country uplifting bertajuk ‘Blink Twice’. Irama gitar akustik, tepuk tangan, dan ketukan drum menjadikan lagu ini penuh energi dan menggugah semangat. Dirilis pasca dominasi Shaboozey lewat ‘A Bar Song (Tipsy)’, lagu ini juga memperlihatkan sisi lain Myles Smith yang baru saja menangkan Brit Rising Star Award. Lagu ini dirilis pada 11 April.
Lana Del Rey menyapa era barunya lewat ‘Henry, Come On’, single pembuka dari album country mendatangnya. Lagu ini hadir dalam balutan akustik melankolis dan narasi personal tentang hubungan yang mulai merapuh. Diproduseri oleh Dean Reid, Drew Erickson, dan Luke Laird, Lana tampil dalam nuansa baru yang lembut dan reflektif. Lagu ini dirilis pada 11 April.
Dean Lewis merilis lagu patah hati terbarunya yang berjudul ‘I Hate That It’s True’, menampilkan vokal emosional dengan produksi balada pop minimalis. Lagu ini berkisah tentang sulitnya menerima kenyataan dalam perpisahan, namun tetap terasa intim dan relatable. Lirik yang jujur serta sound khas Dean kembali jadi kekuatan utama di lagu ini. Lagu ini dirilis pada 10 April.
Green Day hadir mengejutkan lewat rilisan baru ‘Smash It Like Belushi’ sebagai bagian dari deluxe edition album “Saviors”. Lagu ini eksplosif, liar, dan sarat nostalgia akan energi punk era awal mereka. Rilisan ini memperkenalkan 5 lagu baru jelang perayaan 30 tahun “Dookie” dan 20 tahun “American Idiot”. Lagu ini dirilis pada 9 April.
Calum Hood debut solo dengan lagu penuh emosi ‘Don’t Forget You Love Me’, menandai babak baru dalam kariernya di luar 5 Seconds of Summer. Lagu ini membawa nuansa 80-an yang gelap dan reflektif, mengangkat kisah personal soal cinta dan penyesalan. Ia juga mengumumkan album solo perdananya akan rilis Juni mendatang. Lagu ini dirilis pada 10 April.
Anne-Marie, kembali dengan karya terbarunya dengan single ‘That’s What You Get’, yang menjadi anthem patah hati bernuansa gitar yang membahas perasaan mentah pasca-putus cinta, sebuah ungkapan jujur tentang keinginan kita agar sang mantan akhirnya merasakan akibat dari apa yang telah mereka lakukan.
Bon Iver mengajak pendengar merenungi emosi lewat ‘There’s A Rhythm’, salah satu track dari album terbaru mereka “SABLE, fABLE”. Lagu ini mewakili sisi “fABLE” yang lebih cerah dan optimistik dengan aransemen lembut namun eksperimental. Album ini juga melibatkan kolaborator seperti Jim-E Stack, Danielle Haim, dan Flock of Dimes. Lagu ini dirilis pada 11 April.
Pulp kembali setelah lebih dari dua dekade lewat single ‘Spike Island’, lagu anthemik sebagai pembuka album baru “More”. Lagu ini menampilkan synth, biola, dan slide guitar dalam balutan produksi apik James Ford. Liriknya terinspirasi dari momen sejarah Britpop dan proses video musiknya melibatkan AI dengan nuansa surealis. Lagu ini dirilis pada 10 April.
Stephanie Poetri tampil dengan sisi yang lebih dewasa dan menggugah lewat ‘My Hometown Is Sinking’, lagu dengan pesan kuat tentang keresahan gen z di tengah krisis. Dibantu PIAO dan Jason Suwito, Stephanie menyuarakan kelelahan emosional dan harapan kecil yang masih bertahan. Single ini juga dibarengi dengan video lirik yang digarap oleh sutradara Indonesia. Lagu ini dirilis pada 11 April.