Pengadilan Seoul Tegaskan Kemenangan ADOR atas NewJeans, Grup Ajukan Banding ke Pengadilan Tinggi

Oleh: Achmad Bagas - 18 Apr 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Drama hukum antara NewJeans dan mantan agensinya ADOR makin memanas! Dalam perkembangan terbaru, Pengadilan Seoul resmi menguatkan putusan sebelumnya yang berpihak pada ADOR, menolak permintaan NewJeans untuk menjalankan aktivitas independen sebagai grup baru bernama NJZ.

Putusan ini keluar setelah sidang tambahan digelar menyusul keberatan hukum yang diajukan oleh pihak NewJeans. Namun hakim tetap teguh pada keputusannya, menyatakan, “Dengan membaca catatan-catatan, seseorang dapat menilai bahwa keputusan perintah ini adil.”

Keputusan tersebut awalnya dikeluarkan bulan lalu—tepat dua hari sebelum NewJeans dijadwalkan tampil sebagai penampil utama di ComplexCon Hong Kong di bawah nama NJZ. Reaksi dari para anggota pun mengejutkan. Sang leader Minji bahkan mengaku merasa “terkejut” saat menerima kabar itu, menyebutnya sebagai sebuah kejutan besar yang datang tiba-tiba.

Meski permohonan awal mereka ditolak, NewJeans tak menyerah. Tak lama setelah keputusan itu dijatuhkan, mereka langsung mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Seoul. Tim hukum mereka menyatakan:

“Kami akan terus berpartisipasi dengan tekun dalam proses hukum yang akan datang dan melakukan yang terbaik agar fakta-fakta dapat terungkap dengan jelas.”

Konflik ini bermula sejak November 2024, ketika NewJeans secara mengejutkan mengadakan konferensi pers darurat dan menyatakan mengakhiri kontrak mereka dengan ADOR. Tindakan ini langsung direspons dengan gugatan dari pihak ADOR, yang mengajukan permohonan hukum untuk memverifikasi keabsahan kontrak mereka dengan kuintet yang tengah naik daun itu.

Dengan gugatan kontrak yang kini masih berjalan dan banding yang baru saja dimulai, jelas bahwa pertarungan antara NewJeans dan ADOR belum mendekati akhir. Fans pun dibuat penasaran: siapa yang akan memenangkan pertarungan hukum ini, dan ke mana arah masa depan NewJeans?

Satu hal yang pasti—pertarungan ini bukan sekadar soal kontrak, tapi juga soal identitas, masa depan, dan perjuangan lima gadis muda untuk mempertahankan suara mereka sendiri di industri K-pop.

 

Tags: ,

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc