Cassie Ventura Ungkap Diddy Gunakan Video Dewasa Sebagai Alat Kontrol Psikologi dan Dipaksa Masuk “freak-offs”

Oleh: Achmad Bagas - 16 May 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Cassie Ventura mengungkap sisi paling gelap dari hubungannya dengan Sean “Diddy” Combs saat bersaksi dalam sidang kasus perdagangan seks. Ia menceritakan bagaimana dirinya dipaksa ikut serta dalam sesi pesta seks yang disebut “freak-offs,” seringkali berlangsung berhari-hari. Cassie mengaku terpaksa menuruti permintaan tersebut karena ingin menyenangkan Combs yang saat itu adalah kekasihnya.

Dalam kesaksiannya, Cassie mengatakan bahwa ia harus berhubungan seks dengan pria lain sementara Combs menyaksikan. Ia mengonsumsi narkoba dan alkohol untuk menghindari rasa malu dan trauma dari pengalaman itu. Pesta seks itu terjadi di berbagai lokasi, termasuk rumah Diddy di LA, Miami, dan New York, serta hotel dan tempat pribadi lainnya seperti di Atlanta dan Ibiza.

Cassie mulai diajak ikut freak-offs sejak usia 22 tahun dan itu terus berlangsung hingga sekitar 2017 atau 2018. Selama bertahun-tahun, ia menyimpan rasa kotor, jijik, dan kebingungan, namun merasa tidak punya kuasa untuk berkata tidak. Salah satu bentuk perlakuan ekstrem adalah saat ia sering dikencingi oleh Diddy dan pendamping pria lainnya. Cassie menekankan bahwa itu adalah pengalaman yang benar-benar menjijikkan dan tidak pernah ia inginkan.

Menurutnya, tidak ada satu pun orang yang percaya bahwa ia menginginkan hal seperti itu. Bahkan saat tubuhnya dicekoki air seni dan merasa tersedak, ia tetap dipaksa untuk diam dan menuruti. Ia menceritakan bagaimana tubuhnya diolesi minyak bayi dan disuruh berendam di kolam kecil berisi pelumas agar terlihat berkilau. Semuanya terasa seperti siksaan terselubung dalam hubungan yang dikendalikan sepenuhnya oleh Combs.

Untuk bisa menghadapi sesi-sesi tersebut, Cassie mengaku bergantung pada berbagai jenis narkoba seperti molly, kokain, jamur, GHB, dan Special K. Namun obat-obatan itu tak selalu membantunya menghindar dari rasa sakit—kadang justru membuatnya muntah. Meski begitu, Combs tetap memaksanya untuk ikut serta, bahkan saat ia sedang menstruasi. Tidak ada ruang bagi Cassie untuk berkata tidak.

Hal yang paling mengganggu adalah ketika Combs memaksanya mengoleskan air mani pria lain ke bagian tubuhnya. Ia menggambarkan detail yang membuat ruang sidang terdiam. Satu demi satu trauma itu diceritakan tanpa sensor, seolah menjadi bukti hidup betapa toksiknya relasi mereka selama bertahun-tahun. Meski bukan menjadi korban dalam dakwaan utama, kesaksian Cassie menambah bobot tuduhan terhadap Combs.

Kini, Diddy menghadapi lima dakwaan besar, termasuk perdagangan seks dan konspirasi pemerasan. Ia membantah semua tuduhan dan menyatakan diri tidak bersalah. Namun jika terbukti bersalah, ia bisa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sementara itu, Cassie masih dijadwalkan memberi kesaksian selama sisa minggu ini, menyuarakan kebenaran yang selama ini ia pendam sendirian.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc