Doechii dan Westside Gunn Hadirkan ‘Egypt’ Kolaborasi Boom-Bap Sarat Gaya dan Simbolisme

Oleh: Achmad Bagas - 08 May 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Rapper asal Florida, Doechii, kembali menunjukkan keberaniannya dalam mengeksplorasi berbagai gaya musik dengan merilis lagu ‘Egypt’ bersama rapper legendaris Westside Gunn.

Kolaborasi ini menjadi penanda kuat atas kecintaan Doechii terhadap gaya boom-bap klasik yang berasal dari era 1990-an—suatu pendekatan yang sempat ia sindir secara satir lewat lagu ‘Boom Bap’ tahun lalu, yang mengkritik persepsi publik terhadap labelnya, Top Dawg Entertainment (TDE).

Ironi tersebut semakin menarik perhatian karena proyek debutnya, mixtape “Alligator Bites Never Heal,” justru menjadi bentuk selebrasi terhadap jenis musik yang kerap disebut oleh sebagian kalangan dunia maya sebagai “musik yang menakut-nakuti para pelacur.” Namun, bagi Doechii, alih-alih menjauh, ia tampaknya memilih untuk merangkul elemen retro tersebut sepenuhnya, dan ‘Egypt’ adalah bukti konkret dari sikap itu.

Sementara itu, Westside Gunn dan labelnya, Griselda Records, selama satu dekade terakhir telah dikenal sebagai representasi utama dari gaya rap tradisional yang kasar dan tanpa kompromi. Maka, kolaborasi antara Gunn dan Doechii terasa sangat selaras secara artistik dan estetika.

Lagu ‘Egypt’ menampilkan nuansa melankolis dan emosional, dibalut dengan beat boom-bap yang khas dan mentah, yang telah mencuri perhatian pendengar sejak cuplikannya beredar di media sosial.

Lagu ini dibuka dengan cuplikan wawancara yang menampilkan pernyataan Doechii tentang kekagumannya terhadap Westside Gunn serta almarhum MF DOOM—dua tokoh penting yang kerap diasosiasikan dengan gaya rap alternatif dan eksperimental.

Setelah itu, irama khas boom-bap mulai mengalun, dan Doechii melantunkan syairnya dengan gaya yang terinspirasi dari ciri khas vokal Gunn, termasuk improvisasi pembuka yang menjadi ciri khas rapper asal Buffalo tersebut.

Kolaborasi ‘Egypt’ tidak hanya memperlihatkan kedekatan musikal antara kedua artis, tetapi juga menjadi ruang bagi Doechii untuk menunjukkan keberanian artistiknya dalam menghadapi kritik dan ekspektasi.

Di tengah dominasi musik trap dan pop dalam industri saat ini, langkah Doechii untuk kembali ke akar hip-hop klasik dengan sentuhan modern menjadi langkah yang patut diapresiasi.

Bagi penggemar musik rap yang mendambakan keseimbangan antara nostalgia dan inovasi, ‘Egypt’ hadir sebagai karya yang memuaskan sekaligus membuktikan bahwa boom-bap masih memiliki tempat yang kuat dalam lanskap musik kontemporer.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc