CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Tim kuasa hukum Tory Lanez meminta Gubernur California, Gavin Newsom, untuk memberikan pengampunan atau meringankan hukuman kepada rapper tersebut, setelah ia mengalami insiden penusukan di penjara awal pekan ini. Tory Lanez atau yang memiliki nama asli Daystar Peterson tengah menjalani hukuman 10 tahun atas tiga dakwaan senjata api dalam kasus penembakan Megan Thee Stallion di tahun 2020. Pelantun ‘Mamushi’ tersebut bersaksi bahwa Tory Lanez menembaknya sambil berteriak “dance, bitch” namun Tory Lanez mengaku tidak bersalah dan sedang mengajukan banding.
Dalam konferensi pers di Los Angeles yang digelar oleh kelompok hukum Unite The People, ayah Tory Lanez, Sunstar Peterson, mengatakan putranya diterbangkan ke rumah sakit akibat ditusuk 14 kali dan sempat mengalami kolaps paru-paru, namun kini keadaannya telah membaik. Mereka menilai insiden ini membahayakan keselamatan Tory Lanez dan menyerukan agar ia segera dibebaskan. Selain memberikan pembaruan kondisi kesehatan, Sunstar Peterson dan perwakilan lainnya kembali menyatakan bahwa Tory tidak mendapatkan persidangan yang adil, dan menuduh jaksa memanipulasi bukti untuk memastikan vonis bersalah, khususnya menyoroti mantan Jaksa Wilayah LA, George Gascon.

Di sisi lain, rapper asal Kanada, Drake, turut menyatakan dukungan terhadap pembebasan Tory Lanez dengan membagikan tautan petisi di Instagram pada Jumat malam. Dalam unggahannya, ia menuliskan “@torylanez come home soon”, dan tautan tersebut mengarah ke petisi di Change.org yang menyerukan agar Gubernur Gavin Newsom memperbaiki ketidakadilan dan memberikan pengampunan kepada Tory. Dalam petisi, para pendukung menyatakan bahwa hukuman terhadap Tory tidak didukung oleh cukup bukti fisik dan menilai bahwa sistem peradilan telah memperlakukannya secara tidak adil hingga menyebabkan ia dijatuhi hukuman 10 tahun. Lebih dari 250 ribu orang telah menandatangani petisi tersebut hingga saat ini.