CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Beyoncé resmi menutup rangkaian “Cowboy Carter Tour” pada 26 Juli malam dengan torehan fantastis: total pendapatan box office mencapai $407,6 juta (sekitar Rp6,65 triliun) dan penjualan tiket sebanyak 1,6 juta lembar dari 32 pertunjukan. Angka ini bukan hanya luar biasa, tapi juga memecahkan berbagai rekor Boxscore yang pernah dicatat dalam sejarah.
“Cowboy Carter Tour” merangkum jadwal dari tur-tur Beyoncé sebelumnya, dengan hanya menyambangi tujuh kota besar di Amerika Serikat, ditambah London dan Paris. Di tiap kota, Beyoncé tampil dalam beberapa malam berturut-turut, empat kali di Atlanta, lima di Los Angeles dan New York, serta enam malam di London. Format ini jarang dilakukan musisi lain, karena biasanya satu stadion hanya dikunjungi sekali per tur. Namun berkat pendekatan ini, ia mampu menjual lebih banyak tiket dan mengumpulkan pendapatan yang jauh lebih besar.
Dengan hanya 32 pertunjukan, tur ini jadi yang tercepat dalam sejarah yang berhasil menembus angka $400 juta, bahkan melampaui tur-tur besar lainnya dengan selisih yang jauh. Sebagai pembanding, tur “Renaissance World Tour” milik Beyoncé sendiri pada 2023 mencapai angka tersebut setelah 56 pertunjukan. Sementara “No Filter Tour” milik The Rolling Stones (2017–2021) mencakup 58 pertunjukan, dan “M72 World Tour” milik Metallica yang kini masih berjalan dan sudah menyentuh 60 pertunjukan sejauh ini.
Menuju tahun 2025, Beyoncé memang sudah mendominasi berbagai rekor Boxscore, namun performa tur terbarunya ini semakin memperluas jejak sejarahnya. Billboard mencatat 47 rekor yang berhasil dipecahkan, disamakan, atau diperpanjang lewat “Cowboy Carter Tour.”