CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Setelah berbulan-bulan spekulasi, akhirnya terungkap bahwa Bad Bunny akan menjadi bintang utama di Super Bowl LX Halftime Show yang digelar pada 8 Februari 2026 di Levi’s Stadium, Santa Clara, California.
Beberapa nama-nama besar seperti Taylor Swift dan Adele sempat diprediksi akan tampil, terutama karena Travis Kelce (tunangan Taylor Swift), telah beberapa kali membawa timnya ke Super Bowl. Namun, keputusan akhir menetapkan superstar asal Puerto Rico itu yang akan memimpin pertunjukan musik paling bergengsi di dunia.
Bad Bunny, salah satu artis dengan jumlah streaming tertinggi di dunia dengan lebih dari 77,4 juta pendengar bulanan di Spotify, kini siap mencatatkan sejarah baru. Lagunya ‘DtMF’, yang dirilis pada Januari 2025, telah melampaui satu miliar streaming. Ia juga memimpin nominasi Latin Grammy 2025 dan sukses menggelar residensi 30 pertunjukan bersejarah bertajuk “No Me Quiero Ir de Aquí” di Puerto Rico, yang dihadiri setengah juta penonton sekaligus menggerakkan perekonomian pulau tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Bad Bunny menekankan bahwa momen ini lebih dari sekadar pencapaian pribadi. “Ini untuk orang-orang yang datang sebelum saya, untuk budaya, sejarah, dan rakyat saya. Ve y dile a tu abuela, que seremos el HALFTIME SHOW DEL SUPER BOWL,” ungkapnya penuh kebanggaan. Penampilan ini akan menjadi kali kedua ia tampil di panggung Super Bowl, setelah sebelumnya menjadi bintang tamu dalam pertunjukan Shakira dan Jennifer Lopez pada 2020.
Pengumuman ini dibuat melalui video kreatif yang memperlihatkan Bad Bunny duduk di atas tiang gawang NFL dengan latar belakang lautan dan suara burung camar. Banyak pihak meyakini bahwa penampilannya berpotensi menjadi pertunjukan halftime paling ditonton dalam sejarah Super Bowl, mengingat tahun ini Kendrick Lamar mencetak rekor 133,5 juta penonton.