CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Setelah menuai berbagai kritik dan kehebohan dari fans, Doja Cat resmi merilis album terbarunya berjudul “Vie” pada Jumat 26 September. Sebelumnya, Doja Cat sempat memberikan berbagai petunjuk bahwa proyek ini akan kental dengan nuansa era ’80-an, mulai dari gaya rambut bervolume besar hingga busana struktural yang ia kenakan di panggung MTV VMAs. Ditambah koreografi retro dalam video musik ‘Jealous Type’, semuanya menjadi sinyal menuju arah musik terbarunya.
Doja Cat juga sempat membagikan makna di balik sampul album “Vie.” Dalam gambar tersebut, ia tampil mengenakan gaun putih sambil memegang parasut kuning yang tersangkut di pohon besar. Menurutnya, visual itu melambangkan perasaan jatuh cinta sebagai bentuk kepercayaan, baik pada diri sendiri maupun orang lain. Parasut kuning dipilih sebagai simbol rasa ingin tahu, kebahagiaan, dan petualangan sebuah lompatan keyakinan menuju pengalaman baru tanpa batas.
Album kelima dari pelantun ‘Say So’ dan ‘Kiss Me More’ ini menghadirkan perpaduan pop bernuansa klasik dengan sentuhan modern yang menyenangkan, tanpa meninggalkan ciri khas rap Doja Cat di setiap lagu. Pengaruh musik klasik muncul di beberapa lagu seperti ‘All Mine’ dengan nuansa R&B santai yang mengingatkan pada Prince, hingga ‘Come Back’ yang terdengar seolah cocok menjadi soundtrack film remaja tahun ’80-an.
Namun, dengan jumlah 15 lagu, “Vie” tak sepenuhnya mulus. Meski eksperimen Doja Cat menghasilkan beberapa lagu paling segar dalam kariernya, ada pula momen yang terasa repetitif. Track seperti ‘Couples Therapy’ dan ‘Acts of Service’ justru terdengar datar karena minim eksplorasi pada instrumennya.
Secara keseluruhan, “Vie” menegaskan keberanian Doja Cat mengeksplorasi nostalgia musik lawas sambil tetap menjaga identitasnya.