CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Setelah hampir setahun sejak perilisan single perdana ‘Rest In Pieces’ pada Oktober 2024, band rock asal Finlandia, The Rasmus, resmi merilis album ke-11 mereka bertajuk “Weirdo” pada 12 September 2025 melalui Better Noise Music dan Playground Music. Album ini menandai era baru bagi band peraih sertifikasi 6x Platinum dan 8x Gold tersebut, yang dikenal dengan nuansa musik gelap dipadukan elemen pop modern dan stadion rock.
Frontman Lauri Ylönen menegaskan bahwa pesan dari “Weirdo” tetap sama seperti sejak album pertama mereka di 1996: merayakan dan membela mereka yang berbeda dengan pada umumnya. “Saya dulu merasa marah disebut weirdo, misfit, atau freak. Tapi sekarang, itu justru jadi sumber kekuatan saya. Kami, para ‘Weirdos’, punya kemampuan menciptakan hal baru dan mengubah masa depan,” ujar Ylönen.
Untuk merayakan perilisan album, The Rasmus merilis single utama ‘Weirdo’ yang menampilkan kolaborasi dengan Lee Jennings dari The Funeral Portrait. Lagu ini sekaligus menjadi anthem bagi para outcast dan melanjutkan tradisi The Rasmus dalam menciptakan karya emosional dengan daya tarik universal.
Sebelumnya, The Rasmus telah merilis single ’Love Is A Bitch,’ ‘Break These Chains,’ dan ‘Creatures of Chaos’.
Proses kreatif album ini melibatkan penulis dan produser legendaris Desmond Child dan Marti Fredriksen, yang sebelumnya pernah bekerja dengan nama besar seperti Bon Jovi, Aerosmith, dan Alice Cooper. Materi lagu awal ditulis di Yunani, lalu dilanjutkan dengan rekaman penuh band di Nashville. Beberapa lagu juga mendapat sentuhan produksi dari Joseph McQueen, Chris Baseford, dan Claudius Mittendorfer, memberikan warna global pada hasil akhir album ini.
Selain perilisan album, The Rasmus juga tengah bersiap menjalani Weirdo Tour 2025, termasuk jadwal tur Eropa yang dimulai September hingga Desember, serta konser global yang akan berlanjut ke 2026. Sebelumnya, mereka baru saja tampil sebagai satu-satunya artis internasional di Atlas Festival Ukraina, mengumpulkan lebih dari $2,5 juta untuk mendukung pertahanan udara negara tersebut. “Kekuatan dan semangat masyarakat Ukraina sangat menginspirasi kami. Itu pengalaman yang tak terlupakan,” kata Ylönen.
Dengarkan album “Weirdo” berikut ini: