Twenty One Pilots Gugat Marketplace Temu: Tuduh Jual Merchandise Palsu dengan Harga Lebih Murah

Oleh: riadini - 12 Sep 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Twenty One Pilots resmi menggugat marketplace online Temu atas tuduhan menjual merchandise palsu dengan logo yang mirip merek dagang mereka. Gugatan ini diajukan oleh Tyler Joseph dan Josh Dun di pengadilan California pada 9 September 2025, melawan Whaleco Inc., perusahaan yang mengoperasikan Temu.

Dalam dokumen pengadilan, band ini menyatakan bahwa merek dagang mereka “telah dirusak dan terancam oleh pemasaran serta penjualan produk palsu secara sadar dan sistematis oleh Temu.” Mereka menambahkan bahwa desain yang beredar di Temu “membingungkan atau hampir identik” dengan logo resmi Twenty One Pilots, sehingga bisa merusak citra band dan menciptakan asosiasi palsu dengan marketplace asal Tiongkok tersebut.

Sebagai bukti, gugatan tersebut menampilkan contoh sebuah kaos resmi Twenty One Pilots bergambar logo dan naga yang dijual seharga US$35 di situs resmi band. Versi hampir identik ditemukan di Temu dengan harga hanya US$8,51. Selain itu, ada hampir dua lusin halaman tangkapan layar yang memperlihatkan produk lain, mulai dari tote bag, mug, poster, topi, hingga kaus kaki, yang menggunakan nama dan logo band secara tidak sah.

twenty one pilots

Gugatan ini tak hanya menyoroti pelanggaran merek dagang. Twenty One Pilots juga menyebut Temu sebagai “salah satu perusahaan paling tidak etis di pasar global saat ini.” Dokumen pengadilan bahkan mengutip keluhan dari negara bagian Nebraska yang menuding aplikasi Temu berfungsi seperti malware, mencuri data sensitif pengguna, dan mengirimkannya ke Tiongkok.

Menanggapi gugatan tersebut, juru bicara Temu mengatakan: “Temu menghormati hak kekayaan intelektual pihak lain dan menanggapi semua klaim pelanggaran dengan serius. Meski demikian, kami akan membela diri secara tegas terhadap tuduhan yang tidak berdasar.”

Gugatan ini muncul hanya beberapa hari sebelum Twenty One Pilots merilis album studio kedelapan mereka, “Breach,” yang dijadwalkan keluar pada 12 September 2025.

 

Author

riadini

More from Creative Disc