CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Era “The Life of a Showgirl” resmi dimulai dengan peluncuran video musik pertama Taylor Swift, ‘The Fate of Ophelia’, yang tayang perdana di YouTube pada Minggu, 5 Oktober. Namun, sebelum publik bisa menyaksikannya, Taylor Swift lebih dulu mempersembahkan video tersebut secara eksklusif kepada para penggemar yang hadir di acara “The Official Release Party of a Showgirl” di bioskop.
Video ini digambarkan sebagai sebuah penghormatan penuh koreografi untuk storytelling dan seni klasik. Visualnya sarat referensi pada Ophelia, tokoh tragis dari Hamlet karya Shakespeare, dengan simbol-simbol yang merujuk pada kisah cintanya yang berakhir pilu. Taylor Swift tampil dalam berbagai wujud: mengenakan gaun putih panjang di antara bingkai lukisan, tampil glamor sebagai seorang showgirl di ruang ganti dan atas panggung, hingga adegan dramatis di atas kapal buatan sebelum ia terjatuh ke air. Ada pula momen unik ketika ia mengenakan wig merah keriting, jelas merujuk pada lukisan ikonik John Everett Millais tentang Ophelia yang tenggelam di sungai.
Dalam wawancara dengan Hits Radio UK, Taylor Swift menjelaskan bahwa lagu ini terinspirasi dari obsesinya terhadap karakter-karakter Shakespeare yang berakhir tragis. Ia mengaku sulit menerima kenyataan bahwa tokoh seperti Romeo, Juliet, maupun Ophelia harus berakhir dengan kematian, sehingga lewat musiknya, ia menulis ulang takdir mereka. “The Fate of Ophelia adalah lagu cinta, tentang bagaimana cinta bisa menyelamatkan seseorang dari kehancuran,” jelasnya. Menariknya, video tersebut juga menyelipkan referensi personal ketika pelantun ‘Opalite’ ini menyanyikan lirik “pledge allegiance to your hands, your team, your vibes” sambil menangkap sebuah bola football, yang jelas merupakan tribut untuk tunangannya, Travis Kelce. Video ditutup dengan Taylor Swift berendam di bak mandi, seperti yang ditampilkan di sampul album The Life of a Showgirl.