CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Gitaris sekaligus keyboardist The Cure, Perry Bamonte, meninggal dunia di usia 65 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan melalui situs resmi band pada 26 Desember, yang menyebut bahwa sosok yang mereka anggap sebagai sahabat dan rekan bermusik itu wafat setelah mengalami sakit singkat saat libur Natal. Dalam pernyataan penghormatan, pihak band menggambarkan Perry Bamonte sebagai pribadi pendiam namun penuh intuisi, konsisten, sangat kreatif, serta menjadi bagian penting dalam perjalanan The Cure, seraya menyampaikan belasungkawa untuk keluarga yang ditinggalkan.
Lahir dengan nama Perry Archangelo Bamonte di London pada 3 September 1960, ia awalnya bergabung dengan tim road crew The Cure pada 1984 setelah sang kakak ditunjuk sebagai manajer tur. Kariernya kemudian berkembang menjadi gitar teknisi dan asisten pribadi Robert Smith sebelum resmi masuk sebagai anggota penuh pada 1990, menggantikan posisi keyboardist Roger O’Donnell. Sejak itu, Perry Bamonte berkontribusi pada sejumlah album ikonik The Cure mulai dari “Wish” (1992) hingga “Bloodflowers” (2000), serta memainkan beragam instrumen termasuk gitar, keyboard, bass enam senar hingga perkusi.
From The Cure’s official website. Perry Bamonte has passed away. https://t.co/STzJ8D1KPB pic.twitter.com/FbzqPtZlo4
— The Cure Forever (@TheCureForever_) December 26, 2025
Meski sempat keluar pada 2005 dan kemudian berkarier bersama Love Amongst Ruin pada 2012, Perry Bamonte kembali terhubung dengan The Cure saat band tersebut masuk Rock and Roll Hall of Fame pada 2019. Ia resmi kembali menjadi anggota pada 2022 dan tampil penuh dalam tur Shows Of A Lost World, termasuk konser terakhir mereka di London pada November 2024 yang kini diabadikan dalam film konser. Perry Bamonte sejatinya dijadwalkan tampil dalam rangkaian tur Inggris dan Eropa pada 2026, namun kepergiannya kini meninggalkan duka mendalam bagi penggemar dan dunia musik rock.
Selamat jalan, Perry Bamonte.