CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Nicki Minaj tengah menjadi sorotan setelah tampil di acara Turning Point USA AmFest pada 21 Desember lalu dan menyampaikan pernyataan kontroversial terkait Donald Trump dan JD Vance. Dalam kesempatan tersebut, Nicki Minaj secara terbuka memuji Donald Trump, sebuah sikap yang berhasil memicu reaksi beragam dari penggemar maupun publik, mengingat ia sebelumnya dikenal kerap mengkritik presiden AS tersebut. Tak lama setelah penampilannya, akun Instagram resminya, @nickiminaj, diketahui tidak lagi aktif, sehingga memicu berbagai spekulasi di media sosial.
Ketiadaan akun tersebut kemudian dikaitkan dengan rumor bahwa Nicki Minaj kehilangan hingga 10 juta pengikut akibat pernyataan politiknya. Namun, data menunjukkan klaim itu tidak sepenuhnya akurat. Jumlah pengikut Nicki tercatat sekitar 227,5 juta pada November dan turun menjadi sekitar 223,8 juta pada Desember, angka yang masih sejalan dengan fluktuasi normal. Di bulan Oktober, jumlah pengikutnya juga berada di kisaran 223,9 juta, sehingga tidak ada indikasi penurunan drastis dalam waktu singkat.
Penampilan Nicki Minaj di acara Turning Point USA yang dikenal sebagai ajang pendukung gerakan konservatif menandai perubahan sikap politik yang cukup signifikan. Meski menuai kontroversi, langkah ini menunjukkan arah baru dalam citra publik Nicki Minaj, yang kini semakin vokal menyampaikan pandangan pribadinya di luar musik.