Momen paling ikonik terjadi saat lagu ‘Open Fire’ mulai menggema di stadion yang dipadati 18.000 penonton tersebut. Pasukan robot G1 ini bergerak sangat sinkron dengan koreografi Wang Leehom, bahkan beberapa di antaranya melakukan front flip secara bersamaan dengan mulus. Kolaborasi ini dianggap sebagai salah satu pencapaian teknis paling keren di industri pertunjukan live, karena memadukan presisi pemrograman tingkat tinggi dengan energi musik yang luar biasa.
Unitree G1 sendiri memang dikenal sebagai robot yang punya ketangkasan luar biasa, mulai dari main basket sampai melakukan gerakan kungfu yang sulit. Di atas panggung Leehom, robot ini membuktikan bahwa mereka bukan sekadar ‘robot’, tapi sudah bisa mengikuti ritme musik dengan sangat luwes. Kehadiran mereka di konser ini sekaligus merayakan 30 tahun perjalanan karier Wang Leehom yang selalu berusaha memberikan inovasi baru bagi para penggemarnya di setiap tur.
Meski banyak fans yang terpukau dengan kecanggihan ini, beberapa netizen di media sosial justru merasa sedikit “ngeri” dan teringat dengan filmTerminator.
@xrobohub 🤖 The FUTURE of Concerts? Watch #Unitree Bots Dance with Leehom! #humanoid #concert #robots #China ♬ 原声 – XRoboHub