Madison beer resmi merilis album terbarunya bertajuk “Locket” bersamaan dengan peluncuran video musik untuk single ‘bad enough’. Album yang ia tulis dan produseri sendiri ini diibaratkan sebagai sebuah liontin penyimpan memori serta emosi terdalam sepanjang perjalanan kariernya. Madison menampilkan kejujuran musikal yang magnetis melalui narasi personal dalam setiap treknya. Lagu ini dirilis 16 Januari.
Hilary duff menghadirkan single ‘Roommates’ sebagai bagian dari persiapan album studio keenamnya, “luck… or something”. Lagu ini merupakan refleksi tentang kerinduan akan masa muda yang bebas di tengah padatnya rutinitas serta tanggung jawab sebagai orang dewasa. Proyek ini menjadi penanda kembalinya Hilary dengan album penuh pertama setelah absen selama 11 tahun di industri musik. Lagu ini dirilis 15 Januari.
Yellowcard berkolaborasi dengan Good Charlotte merilis versi baru dari lagu ‘Bedroom Posters’ yang diambil dari album “Better Days”. Kolaborasi ini membawa nuansa nostalgia tentang mimpi masa muda dan kenangan akan band favorit di kamar tidur. Keterlibatan Joel Madden memberikan dimensi vokal yang kuat pada lagu yang juga diproduseri secara eksekutif oleh Travis Barker ini. Lagu ini dirilis 16 Januari.
Corbyn besson resmi memulai langkah solonya dengan merilis EP debut bertajuk “HEAD FIRST” yang memuat single ‘Ruin Me’. Lagu tersebut menyoroti sisi kerentanan dan keberanian untuk mencintai dengan sepenuh hati meski penuh risiko. Melalui EP ini, mantan anggota Why Don’t We tersebut menunjukkan identitas musikal yang baru serta visi kreatifnya yang semakin matang. Lagu ini dirilis 16 Januari.
Charli xcx merilis ‘Wall of Sound’ yang menjadi single ketiga sekaligus bagian dari soundtrack film “Wuthering Heights”. Lagu ini diproduksi bersama Finn Keane dan Justin Raisen dengan eksplorasi sonik yang eksperimental serta sinematik. Charli menyebut proyek ini sebagai perayaan kebebasan artistiknya dalam menulis lagu dari perspektif cerita film yang berbeda. Lagu ini dirilis 16 Januari.
Charlie puth melepas single ‘Beat Yourself Up’ yang digarap bersama produser BloodPop untuk album mendatangnya, “Whatever’s Clever!”. Lagu ini membawa pesan penting tentang berbelas kasih kepada diri sendiri dan pengingat untuk terus melangkah maju meski sedang menghadapi masa sulit. Karya ini juga menjadi pembuka menuju rangkaian tur dunia yang akan dimulai pada April 2026 mendatang. Lagu ini dirilis 16 Januari.
Nessa barrett membuka era baru melalui single ‘High on Heaven’ yang mengusung nuansa dark pop yang intim dan reflektif. Lagu ini menunjukkan kedewasaan Nessa dalam mengekspresikan emosi yang terkendali tentang kompleksitas perasaan bahagia dan terluka dalam cinta. Melalui kejujuran liriknya, ia terus mengukuhkan posisinya sebagai musisi muda yang autentik bagi para pendengarnya. Lagu ini dirilis 16 Januari.
Danny L harle menggandeng Julia Michaels dalam single elektronik dreamy berjudul ‘Raft In The Sea’. Kolaborasi ini menampilkan sisi vokal Julia yang lebih rapuh dan melankolis, selaras dengan produksi musik Danny yang berkilau namun emosional. Lagu ini merupakan salah satu cuplikan dari album debut Danny, “Cerulean”, yang direncanakan meluncur bulan depan. Lagu ini dirilis 14 Januari.
Robbie williams memberikan kejutan dengan merilis album barunya “BRITPOP” lebih awal, bersamaan dengan single ‘All My Life’. Album ini menjadi rilisan penuh pertamanya dalam tujuh tahun terakhir dan menampilkan pengaruh kuat musik rock Inggris era 90-an. Selain karya solo, album ini juga menghadirkan kolaborasi menarik dengan Gary Barlow dan gitaris legendaris Tony Iommi. Lagu ini dirilis 15 Januari.
Mitski resmi mengumumkan album kedelapannya, “Nothing’s About To Happen To Me”, dengan meluncurkan single pertama berjudul ‘Where’s My Phone?’. Lagu ini menandai kembalinya suara gitar fuzz yang mentah dan energik, dipadukan dengan lirik puitis tentang kecemasan. Visual video musiknya hadir dalam gaya stop-motion yang unik, memperkuat tema paranoiac yang diangkat dalam lagu tersebut. Lagu ini dirilis 16 Januari.