CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Harry Styles kembali mencetak sejarah lewat rangkaian konser “Together, Together Tour”, khususnya residensi mendatang di Madison Square Garden (MSG), New York. Penjualan presale untuk konser ini menarik 11,5 juta pendaftaran, angka tertinggi yang pernah dicatat Ticketmaster untuk presale artis di pasar New York maupun untuk satu rangkaian residensi. Padahal, dari total 30 pertunjukan di MSG dengan kapasitas sekitar 19.500 penonton per malam, hanya tersedia kurang lebih 585 ribu tiket sekitar lima persen dari total pendaftar, menunjukkan betapa masifnya permintaan terhadap sang pop star.
Antusiasme tersebut sejalan dengan ekspansi tur Harry Styles di musim panas 2026. Ia menambahkan enam tanggal baru, yakni dua malam di Johann Cruijff Arena, Amsterdam (4–5 Juni) dan empat malam tambahan di Wembley Stadium, London (26, 27, 29 Juni, dan 1 Juli). Dengan tambahan tersebut, penyanyi yang akan berusia 32 tahun di tanggal 1 Februari mendatang ini resmi menjadi solois dengan jumlah konser terbanyak di Wembley dalam satu tahun kalender, menyamai rekor Coldplay dengan total 10 pertunjukan. Ia juga melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Taylor Swift dan Take That (masing-masing delapan malam). Sebelumnya, Harry Styles telah menjual habis Wembley pada 2022 dan kembali tampil empat kali di 2023.
Lihat postingan ini di Instagram
Di luar pencapaian tur, “Together, Together Tour” juga menggandeng sejumlah mitra amal, termasuk Choose Love di seluruh tanggal tur, HeadCount untuk konser New York, serta donasi £1 (Rp 23.000) per tiket di Inggris untuk LIVE Trust demi mendukung venue musik independen. Tur ini sekaligus menjadi pengantar menuju album baru Harry Styles, “Kiss All the Time. Disco, Occasionally”, yang akan dirilis pada 6 Maret via Columbia Records, album penuh pertamanya sejak “Harry’s House” yang memuncaki Billboard 200 dan memenangkan Album of the Year Grammy 2023.