CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – BLACKPINK kembali memperluas kiprahnya melampaui musik dengan memasuki ranah warisan budaya lewat perilisan mini album ketiga mereka, “[DEADLINE]”. Untuk merayakan comeback ini, grup tersebut menghadirkan pengalaman spesial bagi penggemar global melalui proyek kolaborasi bertajuk “National Museum of Korea X BLACKPINK” bersama National Museum of Korea, yang akan berlangsung mulai 26 Februari hingga 8 Maret. Proyek ini juga didukung oleh Spotify sebagai official partner, mempertemukan ikon K-pop global dengan institusi budaya nasional Korea.
Selama periode kolaborasi, bagian luar National Museum of Korea akan diterangi cahaya berwarna pink yang merepresentasikan identitas BLACKPINK. Tak hanya itu, para member yakni JISOO, JENNIE, ROSÉ, dan LISA juga berpartisipasi sebagai audio docent untuk delapan artefak utama, memperkenalkan warisan budaya Korea kepada pengunjung. Di area “The Path of History” yang berada di sepanjang lobi utama museum, tepatnya di dekat Prasasti Gwanggaeto the Great, akan digelar sesi mendengarkan penuh album “[DEADLINE]”. Sebagian sesi ini disediakan secara eksklusif untuk pengguna Spotify Premium melalui pendaftaran Naver Reservation yang dibuka pada 19 Februari pukul 20.00 KST. Sesi pre-release dimulai sehari sebelum album dirilis, sementara setelah perilisan resmi pada 27 Februari pukul 14.00 KST, listening session akan dibuka untuk seluruh pengunjung museum selama jam operasional.
Lihat postingan ini di Instagram
BLACKPINK pun mencatat sejarah sebagai artis K-pop pertama yang menjalankan kolaborasi resmi berskala besar dengan National Museum of Korea. Menghubungkan musik pop dengan warisan budaya, proyek ini diprediksi menarik perhatian penggemar global sekaligus pelaku industri budaya. Sementara itu, mini album ketiga BLACKPINK, “[DEADLINE]” akan dirilis pada 27 Februari pukul 14.00 KST, berisi lima lagu yakni ‘GO,’ single pra-rilis ‘뛰어 (JUMP),’ ‘Me and my,’ ‘Champion,’ dan ‘Fxxxboy.’ YG Entertainment sebelumnya menyebut album ini akan merekam “momen terbaik yang tak bisa diulang” dan menampilkan BLACKPINK dalam fase paling bersinar mereka.