CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Penyanyi pop pendatang baru kelahiran Malaysia yang kini tinggal di Inggris, Chloe Qisha kembali dengan single terbarunya di 2026, ‘YDH’ (singkatan dari Young, Dumb and Horny). Ini merupakan rilisan lanjutan dari single terakhirnya ‘So Sad So Hot’ yang sempat menarik perhatian pada 2025.
Dengan nuansa pop yang catchy dan penuh percaya diri, ‘YDH’ semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu nama yang patut diperhitungkan di generasi pop berikutnya.
Video musik ‘YDH’ menghadirkan konsep unik: Chloe berperan sebagai damsel in distress (bangsawan perempuan yang terjebak dalam situasi bahaya dan membutuhkan pertolongan) versi modern dalam balutan estetika abad pertengahan yang dipadukan sentuhan kontemporer. Ia menggambarkan lagu ini sebagai awal baru yang sempurna setelah tahun penuh tekanan, sekaligus menjadi gambaran arah proyek barunya yang akan menyusul EP “Modern Romance”. Menurutnya, lagu ini menangkap sensasi jatuh cinta yang intens, impulsif, dan sedikit dramatis seperti fantasi dongeng yang dibawa ke era sekarang.
Chloe juga menegaskan bahwa proyek berikutnya akan berfokus pada kesenangan dan kebebasan berekspresi. Ia ingin pendengarnya benar-benar menikmati momen, “masuk ke mode putri sepenuhnya”, dan merayakan sisi playful dalam diri mereka, baik saat bernyanyi di kamar mandi, bersantai di rumah, maupun saat keluar malam bersama teman.
Setelah menjalani 2025 yang gemilang dengan tampil sebagai pembuka konser Coldplay di Wembley Stadium dan Sabrina Carpenter di BST Hyde Park, Chloe Qisha kini bersiap memulai tur debutnya di Amerika Utara pada musim semi mendatang. Dengan momentum yang terus meningkat, 2026 tampaknya akan menjadi tahun penting dalam perjalanan karier sang bintang pop yang tengah bersinar ini.