CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Produser elektronik peraih nominasi Grammy, ILLENIUM, membuka babak baru dalam kariernya lewat album studio keenam “Odyssey“ yang resmi dirilis pada 6 Februari. Dalam proses kreatif terbarunya, musisi bernama asli Nick Miller itu mengaku semakin tertarik mengeksplorasi ranah house dan trance, termasuk lewat kolaborasi dengan Ellie Goulding dalam lagu ‘Don’t Want Your Love’. Ia menyebut pengalaman tersebut terasa menyegarkan, sekaligus menjadi ruang untuk menggabungkan identitas musiknya dengan nuansa elektronik yang lebih dance-driven, terlebih ketika vokal yang kuat seolah “menuntun” arah musikalnya ke dunia tersebut.
Setelah merilis album secara konsisten setiap dua tahun, ILLENIUM sempat mengambil jeda untuk menjauh dari rutinitas produksi album. Ia memanfaatkan waktu tersebut untuk menenangkan diri, merangkum arah artistik yang ingin ia kejar, sembari tetap merilis beberapa single. Titik balik datang sekitar 14 bulan lalu, ketika rencana residensi di Sphere, Las Vegas, mulai terbentuk. Dari situlah kebutuhan akan karya yang benar-benar baru muncul, mendorong ILLENIUM untuk menciptakan album yang sepenuhnya segar dan terikat pada sebuah konsep besar.
“ODYSSEY” yang dipenuhi kolaborasi lintas genre ini turut menghadirkan nama-nama besar dari berbagai spektrum musik, mulai dari Ellie Goulding, Kid Cudi, Dean Lewis, Ryan Tedder hingga sesama musisi EDM Zeds Dead, mempertegas ambisi global dalam proyek terbarunya tersebut.
Namun di balik eksplorasi elektronik dan pop, ILLENIUM tetap menunjukkan ketertarikannya pada musik keras. Setelah beberapa tahun sejak kolaborasinya dengan Spiritbox, ia kembali merangkul nuansa heavy lewat lagu ‘Slave to the Rithm’, yang menampilkan vokal tamu dari Oli Sykes, pentolan band Bring Me the Horizon, menjadi salah satu momen paling eksplosif di ODYSSEY.