CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Setelah tiga tahun sejak album “Blood Orange” dirilis pada 2023, Freya Ridings akhirnya mengumumkan proyek studio terbarunya. Penyanyi asal Inggris tersebut dipastikan akan merilis album ketiganya, “Mother Of Pearl,” pada 29 Mei 2026 lewat BMG Rights Management. Album ini akan berisi 11 lagu dan digarap bersama deretan produser seperti Toby Gad, Sam de Jong, dan Jennifer Decilveo, menandai babak baru yang lebih emosional sekaligus penuh kekuatan dalam perjalanan musik Freya Ridings.
Dalam penjelasannya, Freya Ridings menggambarkan “Mother Of Pearl” sebagai karya yang membawa nuansa air, lautan biru yang dalam, dan kekuatan purba yang sarat makna. Jika album debutnya identik dengan warna merah dan hitam, lalu “Blood Orange” dengan sentuhan oranye dan hijau yang membumi, maka album terbarunya kali ini disebut mewakili duka, warisan keluarga, sisi yang diketahui dan tak diketahui, hingga luapan pemberontakan serta kemarahan perempuan yang sebelumnya belum sempat ia ungkapkan sepenuhnya. Ia juga menyebut album ini sebagai karya yang paling ia banggakan, lahir dari empat tahun proses menulis dan rekaman yang dipenuhi kebahagiaan, kerentanan emosional, dan pengalaman pribadi tentang cinta, keluarga, kehilangan, hingga kekuatan untuk membangun kembali dirinya.
Bersamaan dengan pengumuman album mendatang, Freya Ridings juga resmi merilis single terbaru ‘I Have Always Loved You’ pada 13 Maret 2026. Lagu ini menjadi single ketiga dari album setelah ‘Wild Horse’ dan ‘Wicker Woman’, serta sebelumnya sempat dibawakan secara perdana di ITV James Martin’s Saturday Morning pada Februari lalu. Ditulis oleh Freya Ridings, Lauren Conklin, dan Toby Gad yang juga bertindak sebagai produser lagu ini hadir dengan video musik garapan Nic Minns, sutradara yang sebelumnya juga menangani visual untuk ‘Wild Horse.’ Freya Ridings menyebut lagu ini menyimpan kisah rahasia yang sangat dekat di hatinya dan terasa seperti awal dari bab baru yang sangat spesial.