CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Bersaman dengan perilisan album barunya, “The Mountain”, Gorillaz juga merilis film pendek animasi ambisius berdurasi delapan menit berjudul ‘The Mountain, The Moon Cave & The Sad God’, yang juga merupakan judul 3 lagu dari album baru mereka.
Disutradarai oleh Jamie Hewlett bersama studio animasi THE LINE, film ini merupakan sebuah penghormatan visual terhadap era keemasan animasi 2D tahun 1960-an, seperti The Jungle Book dan 101 Dalmatians. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai video musik panjang, tetapi juga sebagai manifestasi artistik yang mendalam dari visi terbaru Damon Albarn dan Jamie Hewlett.
Narasi film ini mengikuti perjalanan empat personel virtual Gorillaz: 2D, Murdoc, Noodle, dan Russel, saat mereka melintasi bentang alam India yang mistis. Ceritanya dimulai dengan Noodle yang tampak kembali ke sosok masa kecilnya di tengah hutan rimbun, sebelum akhirnya mengalami transformasi menjadi dewasa setelah keluar dari air. Perjalanan mereka berlanjut melalui gua-gua yang dipenuhi hieroglif hidup dan berakhir pada pendakian sebuah gunung misterius, yang menurut Hewlett merupakan metafora bagi perjalanan hidup manusia yang semakin sempit dan fokus saat menuju puncaknya.
Secara teknis, film pendek ini menonjol karena penggunaan teknik animasi cel buatan tangan yang sangat detail, menghindari jalan pintas digital modern atau yang sekarang banyak dibuat oleh AI. Kolaborasi dengan studio THE LINE menghasilkan tekstur visual yang kaya, memadukan latar belakang lukisan tangan dengan gaya ilustrasi murni khas Hewlett yang sempat ditinggalkan di era-era sebelumnya. Estetika ini mencerminkan keinginan band untuk kembali ke akar kreativitas manusia di tengah dunia yang semakin terotomasi, sekaligus memberikan nuansa nostalgia yang emosional.
Di balik visualnya yang surealis, proyek ini memiliki kedalaman emosional karena terinspirasi oleh pengalaman duka Damon Albarn dan Jamie Hewlett yang kehilangan ayah mereka selama masa produksi. Eksplorasi tema kematian, kesedihan, dan konsep reinkarnasi dari filosofi Timur menjadi jiwa utama dari film dan album ini. Dengan melibatkan kolaborator lintas generasi dan budaya, mulai dari Anoushka Shankar hingga mendiang Bobby Womack, proyek “The Mountain” ini menjadi sebuah perjalanan spiritual yang merayakan siklus kehidupan dan ketangguhan jiwa manusia.