CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Lauv kembali dengan EP terbaru bertajuk “songs i couldn’t forget”, proyek berisi enam lagu yang digali dari masa lalu paling personal dalam hidupnya. Ditulis sejak 2018, lagu-lagu ini lahir di periode yang ia sebut sangat membentuk dirinya. Bertahun-tahun kemudian, kenangan dan emosi dari fase tersebut masih terus terngiang, hingga akhirnya ia memutuskan merilisnya sebagai satu rangkaian utuh berisi ‘fake it’, ‘ghosts’, ‘insecure’, ‘mariah’, ‘narcissistic’, dan ‘sometimes’.
Salah satu trek yang mencuri perhatian adalah ‘mariah’, potret jatuh cinta yang terasa intens sekaligus nostalgik. Dalam liriknya, Lauv menggambarkan dirinya sebagai sosok pesimis dan “lone wolf” yang terbiasa berjalan sendiri, sebelum akhirnya bertemu seseorang yang mengubah cara pandangnya tentang cinta. Perasaan itu digambarkan seperti sesuatu yang tak bisa dihindari, manis, mendebarkan, dan perlahan mengambil alih hidupnya.
Referensi pada “old Mariah” menjadi simbol euforia romansa yang klasik dan penuh kenangan, seolah hidupnya kini memiliki soundtrack baru sejak kehadiran sosok tersebut. Di penghujung lagu, ada kesadaran sederhana namun kuat: setelah merasakan cinta sedalam itu, ia tak lagi bisa kembali menjadi pribadi yang sama seperti sebelumnya.