CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Melanie Martinez resmi merilis single terbarunya, ‘DISNEY PRINCESS’, pada 25 Februari. Lagu ini menjadi single kedua dari album studio keempatnya, “HADES”, sekaligus menjadi cicipan terakhir sebelum album tersebut resmi meluncur pada 27 Maret mendatang.
Secara konsep, ‘DISNEY PRINCESS’ melanjutkan eksplorasi karakter baru bernama Circle, sosok protagonis dalam era “HADES”. Lagu ini menggambarkan pergulatan batin Circle yang harus membayar mahal harga ketenaran setelah diubah menjadi figur publik layaknya putri dongeng atau popstar. Di balik citra glamor tersebut, ia digambarkan kehilangan kepolosan di usia muda demi popularitas dan kekayaan, hanya untuk menyadari bahwa semua itu tak sebanding dengan luka yang harus ditanggung.
Tema lagu ini menyentuh sisi gelap industri hiburan yaitu tentang eksploitasi, hilangnya kebebasan, hingga trauma yang berujung pada penyalahgunaan zat dan penderitaan emosional. Liriknya juga menyinggung bagaimana figur publik, khususnya perempuan muda, kerap diseksualisasi dan dipaksa mempertahankan citra sempurna di depan kamera, sementara rapuh di balik layar. ‘DISNEY PRINCESS’ menjadi metafora tajam tentang bagaimana dongeng bisa berubah menjadi mimpi buruk.
Dengan pendekatan teatrikal khas Melanie dan intro yang unik, lagu ini semakin mempertegas arah naratif “HADES” sebagai proyek konseptual yang gelap dan penuh simbolisme. Menjelang perilisan album dan pengungkapan daftar lagu pada awal Maret, antisipasi terus meningkat dan menjadikan ‘DISNEY PRINCESS’ sebagai pernyataan kuat tentang identitas, trauma, dan harga yang harus dibayar demi sorotan lampu panggung.