CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Promotor Goldenvoice harus menghadapi denda lebih dari $40.000 (sekitar 680 juta Rupiah), setelah beberapa penampilan di Coachella Valley Music and Arts Festival 2026 melewati batas waktu yang telah ditetapkan oleh kota Indio. Festival tersebut memiliki aturan ketat untuk mengakhiri pertunjukan pukul 01.00 dini hari pada Jumat dan Sabtu, namun pada akhir pekan kedua (tanggal 17 dan 18 April) aturan ini dilanggar dalam dua kesempatan.
Pada Jumat malam (17/4), set dari Anyma berlangsung hingga pukul 01.09, yang langsung memicu denda sebesar $24.000 (sekitar 412 juta Rupiah). Sementara itu, pada Sabtu malam (18/4), penampilan headliner Justin Bieber juga melewati batas waktu selama dua menit, menambah denda sebesar $20.000 (sekitar 344 juta Rupiah). Berdasarkan kesepakatan dengan pihak kota, pelanggaran lima menit pertama langsung dikenai biaya $20.000, dengan tambahan denda untuk waktu berikutnya.
Untuk penampilan Anyma di Coachella, ini merupakan penampilan debutnya, setelah di pekan pertama dia gagal tampil karena cuaca buruk. Di panggung utama Coachella, Anyma akhirnya resmi menampilkan pertunjukan debut ÆDEN pada Jumat (17/4). Penampilan imersif ini menampilkan sederetan bintang tamu yaitu Joji, Matt Bellamy (Muse), Swae Lee dan yang paling mencuri perhatian yaitu LISA dengan lagu kolaborasi mereka, ‘Bad Angel’.
ÆDEN world premiere @coachella
With ‘Bad Angel’ LISA @wearelloud
The Rise Of Beatrix
🏛️ pic.twitter.com/GxpXzi7hbf— anyma (@anyma_eva) April 19, 2026
Sementara itu Justin Bieber mendapat sorotan terbesar di pekan kedua Coachella pada Sabtu (18/4). Justin yang dikabarkan menerima rekor bayaran tertinggi, yaitu $10 juta (sekitar 172 miliar Rupiah) ini menghadirkan bintang tamu seperti Billie Eilish saat membawakan ‘One Less Lonely Girl’. Tak ketinggalan juga ada SZA, Big Sean, Sexxy Redd dan Dijon.
Denda akibat pelanggaran jam malam bukan hal baru bagi Coachella. Pada tahun-tahun sebelumnya, sejumlah artis besar seperti Paul McCartney, Travis Scott, hingga Lana Del Rey juga pernah menyebabkan festival ini dikenai sanksi serupa. Meski demikian, popularitas dan skala acara tetap membuat Coachella menjadi salah satu festival musik paling berpengaruh di dunia.