CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Sky Ferreira kembali menjadi sorotan setelah serangkaian komentarnya di media sosial memicu spekulasi bahwa beberapa materi lamanya ikut terlibat dalam album Wuthering Heights milik Charli XCX. Penyanyi yang dikenal jarang merilis karya baru itu sebelumnya tampil di lagu ‘Eyes Of The World,’ salah satu track dalam album tersebut. Namun, perhatian publik semakin besar setelah Sky Ferreira sempat menulis bahwa dirinya masuk studio untuk “merekam lagu-lagu lamanya,” lalu menambahkan komentar lain yang menyebut bahwa “artis favoritmu merekam lagu-lagu lamaku.” Pernyataan itu membuat banyak penggemar menduga keterlibatannya dalam proyek “Wuthering Heights” lebih besar dari yang selama ini terlihat, terlebih setelah rumor beredar bahwa beberapa lagu lain di album tersebut diduga berakar dari demo lama Sky Ferreira yang belum pernah dirilis.
Di tengah ramainya spekulasi, manajemen Charli xcx kemudian mengeluarkan pernyataan resmi untuk meluruskan situasi tersebut. Dalam keterangannya, tim Charli xcx menjelaskan bahwa menjelang perilisan “Wuthering Heights”, sejumlah kecil lagu di album itu memang melalui “standard review process,” termasuk materi yang melibatkan fragmen dari sesi-sesi lama. Proses tersebut disebut melibatkan manajer, perwakilan hukum, artis, dan produser, disertai peninjauan menyeluruh terhadap arsip serta rekaman demo. Mereka juga menegaskan bahwa seluruh pihak terkait telah dikonsultasikan sepanjang proses berlangsung, album diperdengarkan secara penuh sebelum dirilis, dan kredit penulisan beserta pembagian hak telah disepakati secara tertulis berdasarkan timeline dan kontribusi masing-masing. Dengan kata lain, pernyataan ini memperjelas bahwa isu yang mencuat bukan sekadar soal dugaan penggunaan materi lama secara sepihak, melainkan soal pengembangan materi dari sesi terdahulu yang diklaim telah melalui proses persetujuan semua pihak sebelum album dirilis.
![]()
Di sisi lain, Sky Ferreira juga menyinggung dampak personal dari narasi publik yang selama ini melekat pada dirinya. Dalam komentar panjang lainnya, ia mengaku selama bertahun-tahun merasa dipermalukan dan terus dibentuk oleh persepsi yang menurutnya tidak sepenuhnya mencerminkan kenyataan. Sky Ferreira bahkan menyebut hidupnya sempat terasa “hancur” selama lebih dari satu dekade, dan menilai situasi tersebut ikut memengaruhi perjalanan karier serta albumnya yang lama tertunda. Pernyataan itu kembali menyorot penantian panjang terhadap album keduanya, “Masochism”, yang hingga kini masih belum resmi dirilis. Sejak merilis “Night Time, My Time” pada 2013, Sky Ferreira hanya sesekali muncul sebagai artis utama lewat lagu-lagu seperti ‘Downhill Lullaby,’ ‘Don’t Forget,’ dan ‘Leash’ dari soundtrack “Babygirl”. Meski pernyataan resmi dari pihak Charli xcx telah memberikan konteks baru, komentar terbaru Sky Ferreira di media sosial tetap membuat publik penasaran terhadap seberapa besar jejak kreatifnya sebenarnya di balik era “Wuthering Heights”.