Taylor Swift Ajukan Tiga Merek Dagang Baru, Diduga untuk Lindungi Identitas dari AI

Oleh: riadini - 29 Apr 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Taylor Swift mengambil langkah hukum baru yang diyakini berkaitan dengan perlindungan identitasnya di era kecerdasan buatan alias AI. Pada 24 April, perusahaan milik Taylor Swift mengajukan tiga aplikasi merek dagang ke U.S. Patent and Trademark Office. Dua di antaranya berkaitan dengan suara, yakni frasa “Hey, it’s Taylor Swift” dan “Hey, it’s Taylor”, sementara satu lainnya mencakup citra visual spesifik dirinya di atas panggung.

Langkah ini dinilai mengikuti strategi serupa yang sebelumnya dilakukan Matthew McConaughey. Tim hukum sang aktor lebih dulu memperoleh perlindungan merek dagang atas suara khas dan klip visualnya, sebagai cara menambah dasar hukum terhadap penyalahgunaan citra oleh teknologi AI. Berbeda dengan perlindungan hak publisitas yang biasanya berlaku di tingkat negara bagian, gugatan merek dagang dapat diajukan di pengadilan federal sehingga jangkauannya lebih luas di seluruh Amerika Serikat.

Bagi Taylor Swift, isu ini bukan hal baru. Namanya beberapa kali dikaitkan dengan konten AI tanpa izin, mulai dari chatbot hingga gambar palsu yang beredar di internet. Dengan pendaftaran baru ini, tim hukum sang superstar tampaknya tengah menguji cara baru untuk melindungi suara, nama, dan citra visualnya dari eksploitasi digital. Langkah tersebut juga bisa menjadi preseden penting bagi artis lain yang menghadapi tantangan serupa di tengah pesatnya perkembangan AI.

Author

riadini

More from Creative Disc