CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Penyanyi legendaris asal Kolombia, Shakira, baru saja mengukir sejarah baru dalam karier bermusiknya melalui konser gratis kolosal di Pantai Copacabana, Brasil, pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Pertunjukan bertajuk “Todo Mundo no Rio 2026” tersebut berhasil menarik massa sebanyak lebih dari 2 juta orang, menyusul jejak kesuksesan konser serupa yang pernah digelar oleh Madonna dan Lady Gaga.
Kehadiran Shakira ini tidak hanya memecahkan rekor kerumunan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi kota Rio de Janeiro dengan suntikan dana mencapai 160 juta dolar AS (sekitar 2,784 triliun Rupiah).

Pertunjukan dibuka dengan aksi spektakuler ratusan drone yang membentuk siluet wajah Shakira dan logo ikonik ‘She Wolf’ di langit malam Brasil. Mengenai aspek visual, penyanyi berusia 49 tahun ini tampil memukau dengan balutan busana khusus dari rumah mode Etro, termasuk kostum yang terinspirasi dari warna bendera Brasil. Konser ini merupakan bagian dari rangkaian tur dunia “Las Mujeres Ya No Lloran” yang mengusung pesan tentang kekuatan dan ketangguhan perempuan di masa sulit.
Momen puncak konser terjadi ketika sejumlah musisi besar Brasil naik ke atas panggung untuk berkolaborasi dengannya. Shakira menggandeng Anitta untuk membawakan lagu kolaborasi terbaru mereka, ‘Choka Choka’, serta berbagi panggung dengan legenda musik Brasil seperti Caetano Veloso, Maria Bethânia, dan Ivete Sangalo. Sepanjang acara, Shakira menunjukkan kedekatannya dengan penggemar lokal dengan berkomunikasi hampir sepenuhnya menggunakan bahasa Portugis, mengenang kembali awal kariernya saat pertama kali datang ke Brasil pada usia 18 tahun.

Di balik kemegahan panggung, Shakira mengungkapkan sisi emosional yang mendalam melalui sebuah surat terbuka yang menyentuh hati. Ia menjelaskan bahwa konser dan tur ini lahir dari proses pembangunan kembali dirinya setelah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan pribadi. Ia menekankan bahwa ‘Las Mujeres Ya No Lloran’ bukan sekadar slogan, melainkan sebuah realisasi bahwa perempuan harus tetap bangkit demi anak-anak dan masa depan meski dalam keadaan terluka. Shakira merasa terhubung secara emosional dengan jutaan ibu tunggal di Brasil yang berjuang membesarkan keluarga sendirian.
Wali Kota Rio de Janeiro, Eduardo Cavaliere, secara resmi mengonfirmasi angka kehadiran 2 juta orang tersebut dan menyebut malam itu sebagai momen bersejarah bagi kota. Dengan Pantai Copacabana yang berubah menjadi “altar” musik dan kemanusiaan, Shakira menutup malam dengan pesan persatuan yang kuat. Konser ini mempertegas posisi sang artis bukan hanya sebagai ikon pop global, melainkan juga sebagai suara yang mewakili generasi perempuan Amerika Latin yang berdaya dan tidak terkalahkan oleh keadaan.