CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Franklin Jonas & The Byzantines berkolaborasi dengan penyanyi peraih nominasi GRAMMY, Noah Cyrus, dalam versi baru ‘High and Sad’. Lagu tersebut menghadirkan interpretasi baru dari versi orisinal yang telah dirilis Franklin Jonas awal tahun ini, dengan sentuhan vokal khas Noah Cyrus yang semakin memperdalam nuansa emosionalnya. Kolaborasi ini juga menjadi ajang reuni bagi dua sahabat lama tersebut, mengubah lagu yang penuh perenungan itu menjadi dialog tentang kerentanan, proses penyembuhan, dan pengalaman hidup yang mereka bagi bersama.
‘High and Sad’ mengangkat momen ketika seseorang tak lagi bisa menghindari emosi yang selama ini ditekan hingga akhirnya harus menghadapi kenyataan. Aransemen lagu memadukan unsur roots, folk, dan Americana melalui permainan banjo, mandolin, piano, serta gitar, yang diperkaya sentuhan synth modern. Franklin Jonas bertindak sebagai produser, sementara Ryan Nasci mengisi peran sebagai produser vokal sekaligus mixing engineer. Kehadiran Noah Cyrus dengan karakter vokalnya yang hangat dan penuh penghayatan disebut memberikan dimensi baru pada kisah yang ingin disampaikan lagu tersebut.
Kolaborasi ini bermula ketika Noah Cyrus menghubungi Franklin Jonas untuk menyampaikan bahwa ia sangat menyukai versi asli ‘High and Sad’ dan tertarik merekamnya bersama. Keduanya kemudian kembali bertemu di studio bersama Ryan Nasci, melanjutkan hubungan kreatif yang telah terjalin sejak mereka bekerja sama dalam sulih suara bahasa Inggris film “Ponyo” dari Studio Ghibli. Franklin Jonas mengatakan bahwa bekerja kembali dengan adik Miley Cyrus tersebut setelah bertahun-tahun menjadi pengalaman yang sangat menyembuhkan, mengingat mereka telah berteman hampir seumur hidup. Noah Cyrus pun mengungkapkan bahwa Franklin Jonas selalu menjadi salah satu orang yang paling memahami pengalaman hidupnya. Baginya, bisa mempertahankan persahabatan selama hampir dua dekade dan kini kembali menciptakan musik bersama merupakan anugerah yang sangat berarti, sekaligus menjadi kisah yang ingin mereka abadikan melalui ‘High and Sad’.