Shania Twain Kenang Sang Ibu Lewat ‘Little Miss Twain’, Gandeng Tanya Tucker di Lagu Penuh Makna

Oleh: riadini - 02 Jul 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Tiga tahun sejak merilis album “Queen of Me” pada 2023, Shania Twain resmi membuka era barunya lewat perilisan lagu ‘Little Miss Twain’ pada 26 Juni 2026. Lagu tersebut menjadi title track untuk album studio ketujuhnya yang akan dirilis pada 24 Juli melalui Republic Records Nashville. Ditulis oleh Shania Twain dan diproduseri Zach Dawes, lagu ini turut menghadirkan penyanyi country legendaris Tanya Tucker sebagai kolaborator, didukung deretan musisi seperti Stella Mozgawa, Gabe Witcher, T Bone Burnett, Russ Pahl, hingga personel TOTO, David Paich.

‘Little Miss Twain’ menjadi penghormatan emosional untuk sang ibu yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada 1987. Melalui lagu tersebut, Shania Twain mengenang harapan dan impian besar ibunya terhadap dirinya sejak kecil. Ia mengungkapkan bahwa lagu itu sangat autobiografis karena menceritakan masa kecilnya, perjalanan sebagai musisi muda, sekaligus besarnya pengaruh musik Tanya Tucker dalam hidupnya. Penyanyi asal Kanada ini juga mengenang bagaimana sang ibu begitu yakin bahwa suatu hari ia akan mengikuti jejak idolanya tersebut, meski saat itu hal itu terasa seperti mimpi yang sulit diwujudkan. Kini, setelah akhirnya bisa berkolaborasi dengan Tanya Tucker, Shania Twain mengaku sering membayangkan bagaimana reaksi ibunya jika masih hidup untuk menyaksikan momen tersebut.

Album “Little Miss Twain” sendiri akan berisi 15 lagu yang seluruhnya diproduseri Zach Dawes. Menurut sang penyanyi, proyek ini banyak terinspirasi dari masa remajanya, akar musik yang membesarkannya, serta kecintaannya pada rock dan R&B yang tetap dipadukan dengan nuansa country khas Western. Ia juga menggambarkan kontras antara kehidupan yang dibayangkannya semasa kecil dengan realitas tempat ia dibesarkan di Kanada. Jika budaya Western identik dengan menunggang kuda, Shania Twain justru tumbuh di lingkungan yang lebih akrab dengan kendaraan salju, sebuah pengalaman yang kemudian turut membentuk identitas musikalnya hingga saat ini.

Tags:

Author

riadini

More from Creative Disc