CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Ariana Grande resmi merilis video musik untuk lagu utama album kedelapannya, ‘Petal’, pada Jumat, 31 Juli. Video yang disutradarai kolaborator lamanya, Christian Breslauer, menampilkan Ariana Grande sebagai Pepper, seorang perempuan muda yang mengikuti audisi di sebuah perusahaan fiktif bernama Fame Inc. Dalam cerita tersebut, karakternya berulang kali ditolak dan dianggap terlalu membosankan, putus asa, hingga tidak memiliki nilai jual. Namun, video tersebut mencapai klimaks lewat adegan penuh darah saat Pepper membalas perlakuan para eksekutif itu dengan gergaji mesin, menciptakan kontras dengan visual bergaya era 1960-an yang mendominasi sepanjang video.
Tak lama setelah video musik dirilis, penampilan fisik Ariana Grande menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah penggemar mengaku khawatir melihat tubuh sang penyanyi yang dinilai tampak jauh lebih kurus dibanding sebelumnya. Beberapa warganet menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap kondisi kesehatan sang penyanyi, sementara yang lain menilai penampilannya terlihat memprihatinkan.
Di sisi lain, banyak penggemar membela Ariana Grande dan meminta publik berhenti mengomentari bentuk tubuhnya. Mereka menegaskan bahwa spekulasi mengenai kondisi fisik sang penyanyi tidak seharusnya menjadi konsumsi publik, serta mengajak penggemar untuk tetap memusatkan perhatian pada karya musik dan konsep video ‘petal’. Perdebatan mengenai penampilan Grande sendiri bukanlah hal baru, mengingat ia juga sempat menghadapi komentar serupa dalam beberapa tahun terakhir dan pernah berbicara mengenai tekanan yang dihadapi perempuan untuk selalu tampil sempurna.