Miley membuka lagu ‘Bass Persuades’ lewat vokal spoken-word berbalut musik dance-pop ala era 80-an. Sutradara Mert Alas mengemas video musiknya dengan suasana klub poker New York. Karya ini diluncurkan menuju konser spesialnya di Hollywood Bowl, Los Angeles pada Oktober mendatang. Lagu ini dirilis pada 3 September.
Produser Thom Bridges dan duo Ojivolta menyuntikkan karakter rap tajam dengan olahan drum agresif. Bang Jae Yeob mengeksekusi visual video musiknya langsung dari Bangkok, Thailand. Momen ini sekaligus menandai langkah awal Lisa menjelang film dokumenter dan jadwal residensinya di Las Vegas. Lagu ini dirilis pada 2 September.
Kolaborasi Beyoncé bersama Pharrell Williams ini hadir menyemarakkan perayaan dua dekade album ikonik “B’Day”. Elemen kejutan muncul lewat sajian mash-up vokal arsip Selena Quintanilla. Keseluruhan video musik klasik dari album tersebut juga mendapat pembaruan visual beresolusi 4K. Lagu ini dirilis pada 4 September.
Solois asal Slovakia ini menjadikan trek tersebut sebagai amunisi utama dalam debut album perdananya, “PRIMA”. Sederet nama besar seperti Dylan Brady, Blake Slatkin, hingga Julia Michaels masuk dalam deretan tim produksi. Konsep video musiknya secara unik mereka ulang berbagai adegan bioskop serta film populer. Lagu ini dirilis pada 4 September.
Ellie Goulding menyajikan aransemen emosional yang memadukan nuansa gospel, folk, dan sentuhan elektronik. Karya ini menjadi penanda kembalinya sang penyanyi melepas album penuh setelah tiga tahun. Lagu ini dirilis pada 4 September.
Proses garapan materi ini berlangsung di Pig Music Studios, Oxfordshire bersama produser Mikky Ekko dan Afterhrs. Lagu ini menjadi jembatan menuju album kedelapan yang siap meluncur menjelang akhir tahun. Rangkaian tur dunia juga sudah disiapkan untuk menyapa penggemar mulai awal 2027. Lagu ini dirilis pada 3 September.
Ashe menggandeng produser Noah Conrad untuk meramu 11 materi baru dalam proyek studio terbarunya. Rilisan ini sekaligus mengakhiri masa jeda karyanya selama dua tahun terakhir. Fokus pengerjaannya menghadirkan eksplorasi baru yang lebih segar dari rilisan sebelumnya. Lagu ini dirilis pada 3 September.
Lagu ini menjadi salah satu dari 12 trek penutup perjalanan karier Kodaline dalam album studio terakhir mereka. Momen ini sekaligus menjadi rilisan album penuh perdana mereka sejak tahun 2020. Visual lagu ditangani langsung oleh sutradara Hannah Gray Hall. Lagu ini dirilis pada 4 September.
Berawal dari eksperimen sampel vokal AI yang mendadak viral di TikTok, proyek lintas benua ini akhirnya resmi direkam. Jason Derulo merombak total aransemen musiknya dengan balutan vokal asli. Kombinasi instrumennya menyatukan warna pop, R&B, dan ritme Afrobeats. Lagu ini dirilis pada 4 September.
Sutradara Joseph Kahn mengemas cerita video musik single pop romantis ini dengan nuansa sinematik. Jisoo berperan menjadi karakter cyborg yang berjuang menghidupkan kembali boneka robot di taman hiburan. Tokoh boneka tersebut menjadi bentuk dedikasi manis untuk para penggemarnya. Lagu ini dirilis pada 4 September.