Ed Sheeran Minta Maaf dan Buka Suara soal Gaza: Buntut Kontroversi Macklemore

Oleh: riadini - 21 Sep 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Setelah beberapa hari memilih tidak banyak berkomentar, Ed Sheeran akhirnya buka suara mengenai kontroversi yang melibatkan Macklemore dan Loop Tour-nya. Dalam konsernya di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada Sabtu, 19 September 2026, Ed Sheeran meminta maaf kepada penonton atas cara dirinya menangani situasi tersebut. Ia mengaku telah menghadapi sejumlah keputusan sulit dan menyadari bahwa dirinya juga melakukan kesalahan.

Dalam pernyataannya sebelum konser dimulai, Ed Sheeran menyebut serangan Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023 sebagai sesuatu yang mengerikan. Namun, ia juga secara tegas menyebut situasi yang terjadi di Gaza sebagai “catastrophic and unjustifiable” yakni sebuah bencana besar dan tidak dapat dibenarkan serta menyoroti apa yang disebutnya sebagai ketidakadilan sistemik di Tepi Barat. Penyanyi asal Inggris tersebut mengatakan selama ini ia ingin konsernya menjadi ruang untuk persatuan dan kemanusiaan, bukan forum politik, tetapi persoalan itu telah membuatnya merasa perlu menyampaikan pandangannya.

Pernyataan tersebut muncul setelah Macklemore dikeluarkan dari rangkaian tur Ed Sheeran menyusul pernyataan pro-Palestina yang disampaikannya saat tampil di New Jersey pada 5 September. Ed Sheeran sebelumnya mengatakan bahwa keputusan tersebut bukan dibuat olehnya, melainkan berkaitan dengan promotor dan tekanan dari venue yang menjadi lokasi pertunjukan. Setelah Macklemore keluar, sejumlah supporting acts seperti Finneas, Lukas Graham, dan Aaron Rowe juga meninggalkan tur sebagai bentuk solidaritas. Di Philadelphia, sejumlah demonstran pro-Palestina turut menggelar aksi di luar venue sebelum konser berlangsung.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ed Sheeran (@teddysphotos)

Tags:

Author

riadini

More from Creative Disc