Greyson Chance Rilis ‘BOYSTOWN’, Ekspresi Bebasnya Menjadi Seorang Queer

Oleh: riadini - 28 Sep 2026

Teks: Tristin Hartono ya

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Musisi asal Oklahoma, Greyson Chance, merilis album terbaru bertajuk ‘BOYSTOWN’. Ini adalah album pertama Greyson sejak dirinya menjadi musisi independen di 2025, sekaligus menjadi album pertamanya sejak 4 tahun terakhir.

Digubah selama 21 hari, ‘BOYSTOWN’ jadi album tercepat yang pernah ditulis Greyson. Album berdurasi 40 menit 51 detik ini dibagi menjadi 3 bagian, rage, acceptance/reality, dan detachment, yang merupakan proses Greyson menghadapi tahap duka hingga kerelaan usai patah hatinya pada Desember 2025 lalu.

Album studio kelima Greyson ini diproduseri oleh dirinya dan John Fellner. Selain itu, Greyson menggandeng John O’Mahony, yang juga pernah berkolaborasi dengan Coldplay, Sara Bareilles, Metric, dan The Cribs. Dalam track ‘SAND’ Greyson berkolaborasi dengan penyanyi dan violinis queer asal Amerika Serikat, Cain Culto.

‘BULLS’ masuk ke dalam bagian rage atau amarahnya yang membara. Kemudian, semangat pendengar dibakar lagi oleh ‘DIRTY LAUNDRY’ yang menunjukkan rasa muaknya dalam hubungan yang menyebalkan. ‘SUGAR RUSH’ jadi musik centil sebelum lanjut ke ‘STAGES’ yang merupakan struggle untuk move on. 

Akhirnya, pendengar sampai di ‘BOYSTOWN’ dan ‘JOCK PORN’, lagu yang dianggap Greyson sebagai penghormatan untuk Chicago, yang juga menjadi setting lokasi imajinernya untuk album ini. ‘RED FLAGS’ dan ‘BODY DELIGHT’ seperti menertawakan lukanya dan lantas menutup bagian penerimaan (acceptance).

Nggak seperti akhir yang happy ending, Greyson bak memanaskan pisaunya terlebih dulu sebelum mengiris hati pendengar dengan ‘GARÇONOVA’ dan ‘LOVE ODYSSEY’. Dua lagu penutup yang sekaligus mewakili perasaan detachment yang ikhlas untuk membungkus love odyssey Greyson dalam album ini.

Ketika ditanya apakah dirinya benar-benar sudah move on, Greyson pun belum yakin, karena setiap track membawa perasaan berbeda baginya. Tapi yang pasti, ‘BOYSTOWN’ menjadi project-nya yang paling bebas dan personal, karena udah nggak ada bayang-bayang aturan dari manajemen atau batasan dari label lagi. Dirinya berhasil menuangkan versi terjujur dari petualangan emosional yang dialaminya.

Saat ini, Greyson udah jadi musisi independen. Makanya selain streaming lagu, kamu juga bisa support Greyson dengan beli albumnya di streaming platform kayak Apple Music atau album fisik di Creativedisc! Pilih yang mana nih?

Author

riadini

More from Creative Disc