CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Dengan lebih dari 1,5 miliar streaming di seluruh dunia, ‘Choosin’ Texas’ milik Ella Langley dinobatkan sebagai lagu musim panas dan kini menjadi lagu dengan masa bertahan terlama di posisi jawara Billboard Hot 100 sepanjang sejarah, yaitu selama 24 pekan. Billboard memperkirakan lagu ini telah menghasilkan hampir USD13,9 juta (sekitar 250 miliar Rupiah) dari streaming audio dan video, penjualan digital, serta radio airplay di Amerika Serikat sejak dirilis awal Oktober 2025, berdasarkan data Luminate. Dari jumlah itu, sekitar USD10,5 juta berasal dari Amerika Serikat saja, tempat lagu ini menjadi andalan stasiun radio populer.
Perhitungan tersebut mencakup pendapatan label dan penerbit, dengan sekitar USD8 juta dari label dan hampir USD6 juta dari royalti publishing, di luar pendapatan dari penjualan album “Dandelion” yang menjadikan ‘Choosin’ Texas’ sebagai single utama. Porsi publishing tergolong lebih besar dari biasanya karena respons radio yang sangat besar.
Lagu ini telah diputar lebih dari 977.000 kali di radio dengan audiens airplay hampir 2,25 miliar, dan Billboard memperkirakan putaran tersebut menghasilkan lebih dari USD2,4 juta. Bagian Langley dan para penulis lagunya, Luke Dick, Miranda Lambert, dan Joybeth Taylor, bergantung pada kontrak yang tidak diketahui, dan Sony Music tidak merespons permintaan komentar.
Sebagai pembanding, ‘A Bar Song (Tipsy)’ milik Shaboozey menghasilkan USD10,7 juta di Amerika Serikat sepanjang 29 Desember 2023 hingga 2 Januari 2025, dan sekitar USD3,2 juta dari 1,28 juta putaran radio dalam sembilan bulan pertama setelah dirilis. Keduanya masih jauh di bawah ‘All I Want for Christmas Is You’ milik Mariah Carey, yang pendapatannya jauh lebih besar karena usia lagu yang puluhan tahun lebih panjang dan lonjakan lagu Natal di platform streaming sejak model pendapatan beralih dari penjualan ke konsumsi.