Grimes Tegaskan Album Baru “Psyopera” Tak Bahas Elon Musk, Rilis Single Gelap ‘ACCELERANDO’

Oleh: riadini - 14 Oct 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Grimes mengumumkan album terbaru bertajuk “Psyopera” melalui sebuah video misterius yang dibagikan di media sosial. Proyek ini akan menjadi album pertamanya sejak “Miss Anthropocene” pada 2020. Dalam video pengumuman tersebut, musisi eksperimental asal Kanada itu membuka dengan pesan, “Please wait patiently for the failure of the system”, sebelum berbicara tentang berbagai tema seperti Tuhan, Taman Eden, dan kecerdasan buatan (AI). Video tersebut juga menampilkan visual surealis yang dirancang Grimes untuk menggambarkan dunia dalam album barunya.

Sebagai gambaran awal, Grimes merilis ‘ACCELERANDO’, single bernuansa gelap dengan energi rave yang intens. Lagu ini dikerjakan bersama VADAKIN dan mencerminkan atmosfer keras yang diperkirakan akan mewarnai “Psyopera”. Meski AI menjadi salah satu tema penting dalam album, Grimes menegaskan bahwa ia tidak menggunakan teknologi generatif AI untuk menciptakan lagu-lagunya. Dalam wawancaranya, ia menjelaskan bahwa tema tersebut sangat relevan dengan kehidupan modern. Ia juga memberi isyarat bahwa album ini mungkin terbagi menjadi dua bagian, dengan bagian kedua yang sepenuhnya bersifat personal.

Grimes turut memastikan bahwa “Psyopera” tidak akan berisi lagu-lagu tentang mantan pasangannya, Elon Musk. Ketika ditanya apakah hubungan mereka menginspirasi materi album, ia menjawab bahwa dirinya memang tidak ingin proyek tersebut membahas sang pebisnis. Keduanya mengumumkan perpisahan pada September 2021 setelah tiga tahun bersama dan memiliki tiga anak. Meski tanggal rilis “Psyopera” belum diumumkan, album ini akan menjadi rilisan pertama Grimes melalui label miliknya sendiri, Nazgul Recording LLC. Sebelumnya, Grimes juga pernah mengkritik label rekaman besar yang mulai berinvestasi dalam AI untuk mereplikasi identitas dan karya artis. Baginya, perkembangan teknologi ini berpotensi membentuk masa depan musik dan cara manusia berpikir untuk waktu yang sangat panjang.

Tags:

Author

riadini

More from Creative Disc