Penulis: Rouli Hutahaean
CREATIVEDISC.COM – Jakarta, 30 September 2026 – “IT’S NOT JUST A FESTIVAL, IT’S A MOVEMENT” ini adalah tema yang dibawa Synchronize Fest di tahunnya yang ke-sebelas. Festival musik multi-genre berskala nasional ini selama tiga hari, tiga malam dari 16-18 September 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.
David Karto Director Synchronize Fest, melihat tahun ke-11 ini sebagai momentum untuk kembali ke inti awal yang menjadi dasar festival. “Tagline ‘It’s Not Just A Festival, It’s A Movement’ secara natural sudah menjadi landasan awal Synchronize Fest. Berselang 10 tahun, kami mengangkatnya kembali sebagai pengingat bagi generasi yang lebih muda (gen-z) tentang alasan Synchronize Fest ini dibuat. Dengan musim baru, dan semangat yang mengakar”, ujar David.
Sudah tidak sabar bertemu Oleng Upuk yang akan menyapa kita di pintu masuk ya Warga Wargi. Synchronize Fest 2026 bukan hanya menjadi sebuah tempat pertunjukan musik dari ratusan musisi lintas generasi dan genre, tapi juga membuat movement di luar panggung terkait dengan sejumlah program lingkungan melalui Water Refill Station dan Waste Management, Upcycling project yang bekerjasama dengan Koalisi Seni, serta pengolahan plastik bekas yang menjadi instalasi karya Operasi Plastik oleh Stuffo.
Selain itu, sebagian hasil dari penjualan tiket akan didonasikan untuk penanaman mangrove di Kepulauan Seribu yang merupakan program “Warga Wargi Menanam”. Harga tiket dimulai dari Rp 285.000 untuk daily pass dan Rp 700.000 untuk 3 day pass yang sudah bisa dibeli lewat www.synchronizefestival.com sedangkan untuk pembelian On The Spot, harga tiket daily pass bisa didapatkan seharga Rp 485.000 dan Rp 900.000 untuk 3 day pass.
Synchronize Fest 2026 menghadirkan sejumlah pertunjukan yang spesial, seperti Konser Musikal Senja Teduh Pelita yang mempertemukan Maliq & D’Essentials dengan Jakarta Movin. Perunggu akan membawakan materi dari album Dalam Dinamika, sementara Project Pop menghadirkan pertunjukan khusus untuk merayakan 30 tahun perjalanan mereka.
Ada juga renuni dari Geisha A Retrospective Journey yang akan menghadirkan Momo dan Regina dalam satu panggung. Begitu pun dengan Pijar yang kembali berkumpul, serta Indonesian Girl Group yang akan mempertemukan Chibi Chibi, G String, Princesstale, Super Girlies, and 7icons, Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, dan Sivia dengan musik oleh Jebung.
Tribute to Warkop DKI adalah salah satu penampilan yang paling ditunggu, karena bukan hanya film komedi yang sangat lekat dari Warkop DKI tapi lagu-lagunya juga melekat dalam kehidupan warga wargi, dalam tribute ini akan menghadirkan Indro Warkop, GJLS, Dua Bahlul dan Orkes Nunung CS.
Lagu-lagu The Best of 80’s Indonesia Pop Kreatif akan dinyanyikan kembali oleh Ardhito Pramono, Isyana Sarasvati, Teddy Adhitya, Teza Sumendra, Agatha Pricilla,Ify Alyssa, dan Sivia dengan aransemen dari Nikita Dompas.
Sementara itu, emo kid akan dipuaskan oleh Emo Revival yang menghadirkan Alone At Last, Friends of Mine, Killed By Butterfly (2006 Era), Killing Me Inside Re:Union, Side-B (Thirteen 2009 Era), serta The Side Project.
Musisi lain yang juga akan tampil di antaranya Afgan, Efek Rumah Kaca, For Revenge, Monkey to Millionaire, Potret, Rumahsakit, Sal Priadi, The Changcuters, The Jansen, The Panturas, The Upstairs, Alkateri: Expanded Session, Ayu Ting Ting, Bernadya, Hindia, .Feast, Rizky Febian & Mahalini, Souljah, Wali, Duo Maia, Endank Soekamti, The Adams, J-Rocks, Nadhif Basalamah, Vierratale, dan masih banyak lainnya.
Timur Basudara: Energi membara dari kawasan timur Indonesia yang siap membakar panggung lewat aksi kolaborasi dari Ecko Show, Silet Open Up, Toton Caribo, Jacson Zeran, Faris Adam, Fahmy Fay, Anadok, Bringin Home, DJ Desa, hingga Vendetta Rap!
Reggae Gang: Vibes santai namun bergoyang bersama Day Afternoon, Dhyo Haw, Momonon, Sejedewe, Uncle Djink & Fahmi Aziz, serta Varid Putra Mbah Surip.
Kuat bersama dengan komunitas, Synchronize Fest mempertahankan kolaborasi di luar panggung musisi. Kolaborasi bersama ruangrupa dan Jakarta32 kembali hadir tahun ini dengan menghadirkan pameran dari kolektif seni Jakarta. Sedangkan untuk identitas visual edisi 2026, Synchronize Fest menggandeng Drawmama, nama artistik dari Marishka Soekarna, dengan dukungan kolektif desain Cisarua Creative. Pemilihan Marishka Soekarna berkaitan dengan kemampuannya merepresentasikan situasi isu sosial saat ini melalui karya yang dinilai penuh warna sekaligus kontemplatif.
Tidak perlu bingung bagaimana untuk bisa menuju ke area Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Synchronize Fest kembali berkolaborasi dengan TransJakarta melalui program nebeng gratis.
Warga Wargi dapat melakukan pre-booking melalui aplikasi TransJakarta. Layanan ini tersedia dari tujuh titik keberangkatan yang mencakup sejumlah wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, serta kawasan Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
Warga Wargi, jangan lupa siapkan outfit terbaikmu dan alas kaki yang nyaman serta jompo kitnya ya, karena selama 3 hari ini tidak boleh ada yang terlewat! Sampai ketemu!