Sasha Alex Sloan Hadirkan Nuansa ’80-an di Album Keempat, “And The Crowd Goes Mild”: Sempat Ingin Berhenti Bermusik

Oleh: riadini - 04 Nov 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Setelah sempat berpikir untuk berhenti bermusik, Sasha Alex Sloan justru kembali dengan karya terbarunya. Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika Serikat ini merilis album studio keempat bertajuk “And The Crowd Goes Mild” pada 23 Oktober 2026. Album berisi 10 lagu tersebut menjadi rilisan keduanya sebagai musisi independen, menyusul “Me Again” yang hadir pada 2024. Kali ini, sang penyanyi menawarkan pendekatan musikal yang berbeda dari karya-karya sebelumnya dengan memadukan nuansa pop era ’80-an yang ritmis dan sentuhan rock yang menonjolkan permainan gitar elektrik.

Untuk menggarap album ini, Sasha Alex Sloan bekerja sama dengan Chad Copelin dan King Henry yang bertindak sebagai produser. Keduanya juga terlibat dalam pengisian sejumlah instrumen, mulai dari gitar, bass, piano, keyboard, synthesizer, hingga pemrograman drum. Sementara itu, bagian drum turut dimainkan oleh James McAlister, Connor Frederickson, dan Aksel Coe, dengan Logan Troester mengisi vokal latar. Perpaduan para musisi tersebut membentuk karakter suara yang menjadi warna baru dalam perjalanan musikalnya.

Sasha Alex Sloan mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa sudah cukup dengan perjalanan bermusiknya dan mempertimbangkan untuk mengakhiri karier setelah melewati berbagai pengalaman. Namun, proses penulisan lagu ‘Glitter’ justru membuka kembali keinginannya untuk membuat album. Ia menggambarkan keputusan tersebut seperti seseorang yang sudah meninggalkan sebuah pesta, tetapi akhirnya kembali masuk karena merasa lebih baik berada di sana daripada pulang sendirian. Meski enggan menyebut album ini sebagai sebuah comeback, Sasha Alex Sloan berharap “And The Crowd Goes Mild” dapat dinikmati oleh para pendengarnya.

Author

riadini

More from Creative Disc