Foto & Teks: Budi Susanto
Band Symphonic Power Metal asal Trieste Italy, Rhapsody of Fire sukses memulai “Challenge The Wind Asia dan Australia Tour” di Jakarta, 27 September 2024 yang lalu yang bertempat di GC Hall, Gandaria City Jakarta Selatan. Konser yang di promotori oleh A Metal Project ini terbilang salah satu konser Metal yang ‘Intimate’. Metalhead yang datang ke GC Hall ini boleh dibilang adalah fans Rhapsody Of Fire yang fanatik dan tau dengan lagu-lagu dari mereka. Venue Concert hanya terisi tidak sampai setengah dari kapasitas, tapi hal ini bukanlah masalah besar bagi Rhapsody Of Fire, mereka tetap tampil all-out di depan fans-nya.
Terakhir Rhapsody of Fire pernah menggelar tour nya di Jakarta 8 Maret 2016 di Hall A Basket Senayan. Saat itu Fabio Lione dan Alex Holswarth masih bercokol disana sebagai Vokalis dan Drummer. Fabio Lione yang saat itu juga adalah vokalis dari Band Power Metal ANGRA (Brazil) hengkang dari Rhapsody Of Fire di tahun 2016. Formasi termutakhir dari Rhapsody Of Fire kali ini diisi oleh Keyboardis Alex Staropoli, Vokalis Giacomo Voli, Gitaris Roberto Di Micheli, Bassis Alesandro Sala dan Drummer Paolo Marchesich.
Berbeda dengan konser mereka di tahun 2016 yang menampilkan opening act,. Kali ini tidak, Rhapsody Of Fire langsung menggebrak panggung ukuran sedang di dalam GC Hall setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan.
Rhapsody Of Fire malam itu membawakan 16 lagu dalam setlist mereka. Lagu-lagu itu diambil dari album-album yang telah mereka rilis sebelumnya. Dibuka oleh “The Dark Secret II Ira Divina” dari Album Symphony of Enchanted Lands II – The Dark Secret (2004). Berturut-turut kemudian “Unholy Warcry” dari album yang sama, serta “I’ll be Your Hero” (Glory of Salvation, 2021).
Giacomo Voli selanjutnya menyapa penonton, “Selamat Malam Jakarta, ini adalah kali pertama nya saya datang ke Jakarta, Indonesia, terima kasih buat kalian yang sudah hadir disini malam ini’, teriak Vokalis gondrong ini. Giacomo juga mencoba berinteraksi dengan penonton ketika Dia menanyakan bagaimana mengucapkan ‘Thank You’ dalam Bahasa Indonesia. Serta bagaimana menjawab ucapan ‘Terima Kasih’ tersebut.
Lagu-lagu lain yang masuk di dalam Setlist Challenge The Wind Asia dan Australia Tour ini antara lain “Chains Of Destiny”, “March Swordmaster”, “The Legend Goes On”, “March Against The Tyrant”, “A New Saga Begins”, serta lagu anyar mereka “Challenge The Wind”, dari Album dengan judul yang sama, dirilis tahun 2024.
Band yang berdiri sejak tahun 1993 ini menuntaskan sesi pertama konser nya dengan “Rain Of Fury”, “Wizard of Dream” serta “Dawn of Victory”. Alex Staropoli dan kawan-kawan sempat untuk menghilang ke belakang panggung beberapa menit untuk kemudian menuntaskan pertunjukan malam itu dengan 4 lagu sebagai Encore : “Reign Of Terror”, “Wisdom Of The Kings”, “Land Of Immortal” serta lagu yang selalu menjadi lagu penutup di hampir setiap konser mereka yaitu “Emerald Sword” yang menjadi ajang sing along buat penonton.
Giacomo Voli tak lupa untuk mengucapkan Terima Kasih untuk semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya konser ini serta memperkenalkan semua personil Rhapsody of Fire, ditutup dengan foto bersama dengan latar belakang penonton yang serentak mengacungkan tangan ke udara.