Jake E. Lee, mantan gitaris legendaris Ozzy Osbourne, mengalami insiden penembakan di Las Vegas pada Selasa dini hari, (15/10). Menurut laporan TMZ, Lee ditembak beberapa kali saat sedang berjalan-jalan dengan anjingnya, namun diperkirakan akan pulih sepenuhnya.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.40 pagi, dan Lee saat ini dirawat di unit perawatan intensif di rumah sakit setempat dalam keadaan sadar penuh. Polisi menyatakan bahwa belum ada indikasi bahwa Lee menjadi sasaran secara spesifik, dan kasus ini tampaknya merupakan kejahatan jalanan yang acak. Penyidik masih melakukan penyelidikan, dan belum ada penangkapan yang dilaporkan.
Melalui pernyataan resmi yang diteruskan ke Billboard, pihak manajemen Lee mengonfirmasi bahwa gitaris tersebut mengalami penembakan dan saat ini dalam kondisi baik. Mereka juga meminta agar privasi Lee dan keluarganya dihormati selama masa pemulihan ini.
Ozzy Osbourne, vokalis Black Sabbath, juga mengungkapkan rasa simpatinya terhadap Lee. Dalam pernyataan yang diberikan, Osbourne mengatakan, “Sudah 37 tahun sejak terakhir kali saya melihat Jake E. Lee, tetapi itu tidak menghilangkan keterkejutan saya mendengar apa yang terjadi padanya hari ini. Itu hanya tindakan kekerasan senjata yang tidak masuk akal.” Ia juga menyampaikan harapannya agar Lee dan putrinya, Jade, dalam keadaan baik.
Jake E. Lee dikenal sebagai gitaris untuk beberapa proyek terkenal, termasuk album “Mama, I’m Coming Home” bersama Ozzy Osbourne, serta band heavy metal Badlands. Setelah beberapa tahun menjauh dari industri musik, Lee kembali dengan band Red Dragon Cartel, merilis album debut mereka pada tahun 2013.
Saat Lee berfokus pada pemulihan dari luka-lukanya, keluarga dan manajemennya terus meminta dukungan dan privasi dari publik. Kita semua berharap yang terbaik untuknya dalam proses penyembuhan ini.