Dalam pengakuan terbaru yang mengejutkan, Nick Cannon mengungkapkan sisi personal dan tantangan psikologis yang ia hadapi selama pernikahannya dengan megabintang pop Mariah Carey.
Berbicara di podcast Ray Daniels Presents, mantan host America’s Got Talent ini membagikan kisah tentang pergumulan identitasnya sebagai pria muda yang menikahi salah satu penyanyi tersukses di dunia.
“Menikah di usia 20-an dengan bintang terbesar dunia membuat saya harus menghadapi pertanyaan besar tentang identitas,” ungkap Cannon sambil mengilustrasikan perbedaan karier mereka dengan gestur tangan. “Karier saya masih di bawah, sementara dia sudah melambung di level yang jauh berbeda.”
Cannon mengakui bahwa ia sering bergulat dengan perasaan tidak aman, terutama terkait perannya dalam hubungan tersebut. “Saya sering berbaring di malam hari, bertanya-tanya ‘Apakah ini benar-benar saya? Apakah saya hanya akan dikenal sebagai suami Mariah?'” kenangnya. Ia juga menyoroti dinamika peran dalam hubungan mereka, mengakui bahwa Carey memiliki kepribadian yang dominan.
Pernikahan pasangan ini, yang dilangsungkan di Bahamas pada 2008, dikaruniai anak kembar Moroccan dan Monroe pada April 2011. Namun, hubungan mereka berakhir dengan perpisahan pada 2014 dan resmi bercerai pada 2016.
Meski demikian, Cannon tetap menyimpan respek mendalam untuk mantan istrinya. Dalam wawancara dengan The Shade Room tahun lalu, ia memuji karakter positif Carey. “Dia mengajarkan saya tentang kebahagiaan dan kemurahan hati yang tulus. Kemampuannya menjaga energi positif dalam situasi apapun sungguh luar biasa,” pujinya.
Sejak perceraiannya dengan Carey, kehidupan personal Cannon mengalami banyak perubahan. Ia telah menjadi ayah dari 10 anak lainnya dengan beberapa pasangan berbeda, termasuk anak kembar Zion dan Zillion serta Beautiful Zeppelin dengan Abby De La Rosa, tiga anak dengan Brittany Bell, dua anak dengan Alyssa Scott (termasuk Zen yang berpulang pada Desember 2021), Onyx Ice Cole dengan LaNisha Cole, dan Legendary Love dengan Bre Tiesi.
Refleksi jujur Cannon tentang pernikahannya dengan Carey memberikan gambaran menarik tentang dinamika hubungan selebriti dan tantangan personal yang sering tersembunyi di balik kilau ketenaran. Pengakuannya juga menunjukkan bahwa kesuksesan profesional tidak selalu menjamin kebahagiaan dalam hubungan personal.