CEO HYBE Amerika, Scooter Braun, Hadapi Tuduhan Penggunaan Dana Perusahaan untuk Keuntungan Properti Pribadi

Oleh: Achmad Bagas - 22 Nov 2024

Scooter Braun, CEO HYBE Amerika, kini menghadapi tuduhan serius terkait penggunaan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi, khususnya dalam transaksi properti. Sejak bergabung dengan HYBE, Braun dikabarkan membeli properti pribadi dan menerima pembayaran sewa dari perusahaan atas gedung tersebut.

Menurut Reporter Kim Ho-Yeon di Dealsite, alasan Braun membeli properti ini adalah untuk menyediakan ruang bagi pertukaran antara artis-artis terkenal yang tergabung dalam Ithaca Holdings dan HYBE. Namun, dengan banyaknya artis yang meninggalkan perusahaan pasca-merger, strategi ini kini dipertanyakan.

Pada 18 November, sumber industri mengungkapkan bahwa HYBE telah menggelontorkan 3,7 miliar won  (sekitar 46,25 miliar rupiah) untuk membeli real estat melalui perusahaan bernama 3355 BARNARD, LLC, yang terhubung langsung dengan Braun.

Dana ini mencakup pembelian properti pada tahun lalu dan kuartal pertama tahun ini, dengan total 2,5 miliar won (sekitar 31,25 miliar rupiah) pada 2023 dan 1,2 miliar won (sekitar 15 miliar rupiah) di kuartal ketiga tahun 2024. Selain itu, HYBE juga mengalokasikan 21,9 miliar won (sekitar 273,75 miliar rupiah) untuk akuisisi aset tidak berwujud lainnya pada tahun lalu.

Tidak ada rincian eksplisit mengenai tujuan dari 25,6 miliar won tersebut. Namun, mengingat 3355 Bernard LLC terhubung langsung dengan Braun sebagai direktur eksekutif, dan dana tersebut dipergunakan untuk membeli properti yang disebut sebagai ruang pertukaran bagi artis-artis ternama, diduga uang ini dimiliki oleh Braun untuk keuntungan pribadi.

Properti yang dimaksud adalah gedung berlokasi di 3355 Bernard Street, Santa Monica, Los Angeles, yang dibeli Braun seharga $26 juta (sekitar 36,2 miliar won) pada Maret tahun lalu. Gedung ini memiliki luas 2.230 m2 dengan empat lantai, serta fasilitas rooftop dengan pemandangan pantai yang indah.

Transaksi ini semakin mencurigakan mengingat 3355 Bernard LLC hanya terlibat dalam transaksi dengan pihak terkait secara konsolidasi, yang mengindikasikan bahwa sewa gedung tersebut dibayarkan melalui HYBE America. Gedung tersebut direncanakan oleh Braun sebagai tempat bertemu bagi artis-artis terkenal seperti Justin Bieber, Taylor Swift, dan Ariana Grande, serta artis dari HYBE dan Ithaca Holdings yang lainnya, untuk saling berinteraksi. HYBE juga dilaporkan siap membayar sewa untuk mendukung potensi sinergi tersebut.

Namun, realitasnya jauh dari ekspektasi. Setelah akuisisi oleh HYBE America, banyak artis yang malah memilih keluar dari perusahaan. Contoh terbesarnya adalah Ariana Grande dan Idina Menzel, yang mengakhiri kontrak mereka dengan Ithaca Holdings pada tahun lalu. Begitu pula dengan Demi Lovato dan J Balvin yang memutuskan untuk berpisah dengan Braun.

Seorang sumber industri menyatakan, “HYBE menginvestasikan 1 triliun won untuk mengakuisisi HYBE America, tetapi dampaknya justru hanya memperkaya Braun. Sementara itu, HYBE America yang tak mampu memanfaatkan jaringan global Braun malah mengalami kerugian besar.”

Pada akhir tahun lalu, kerugian bersih HYBE Amerika tercatat mencapai 142,4 miliar won (1,78 trilliun rupiah), dan defisit ini semakin membesar selama tiga tahun berturut-turut, dari 8 miliar won pada 2021 hingga 74,8 miliar won (sekitar 935 miliar rupiah) pada 2022.

Seorang pejabat dari HYBE menanggapi, “Ini adalah masalah yang terkait dengan perusahaan AS dan tidak diwajibkan untuk diungkapkan di dalam negeri.” Ia juga menambahkan, “Penyelidikan lebih lanjut akan memerlukan waktu untuk mengonfirmasi detail terkait transaksi ini.”

Dengan kerugian yang semakin membengkak, serta dampak merugikan bagi reputasi HYBE Amerika, langkah selanjutnya dari perusahaan dan Braun akan menjadi sorotan publik.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc