Teks: Rouli Hutahaean
Duduk di bangku penonton auditorium ScreenX CGV Grand Indonesia menonton Wicked, berasa diajak bertualang di dunia Oz bersama Elphaba dan Glinda. Saat pertama kali film akan dimulai penonton dibuat takjub akan visual yang diberikan oleh ScreenX CGV dan juga sound dengan kualitas terbaik dari DolbyAtmos.
Kembali di resmikan (22 November 2024) auditorium ScreenX Grand Indonesia menjadi auditorium ScreenX terbesar kedua di dunia. Wicked menjadi film pertama yang bisa dinikmati segala usia di ScreenX CGV Grand Indonesia.
ScreenX membuat penonton menikmati tampilan layar panoramik 270 derajat yang membentang dari sisi kiri sampai kanan auditorium, serta penggunaan silver screen dengan laser projector 4K yang mendukung pengalaman menonton secara imersif. Screen X yang berada di lantai 8 CGV Grand Indonesia ini sudah bisa dinikmati penonton umum pada 23 November 2024.
Wicked, film yang diadaptasi dari musikal broadway dengan judul yang sama karya Stephen Schwartz dan Winnie Holzman sangat cocok dinikmati di ScreenX CGV karena visual yang megah dan nyanyian-nyanyian ikonik yang dilantunkan oleh Elphaba (Cynthia Erivo) dan Glinda (Ariana Grande) serta scoring yang semakin pas lewat kualitas dari Dolby Atmos. Film berdurasi 2 jam 40 menit menjadi bagian pertama dari Wicked, yang menceritakan perjalanan awal Elphaba dan Glinda persahabatan kedua penyihir yang sama-sama belajar di Universitas Shiz untuk menjadi penyihir. Diceritakan juga bahwa di dunia Oz – negeri para penyihir manusia dan hewan hidup secara berdampingan.

Elphaba adalah seorang penyihir muda yang dikucilkan karena penampilannya yang tidak biasa, kulitnya berwarna hijau, namun dia memiliki kekuatan magis yang super. Di Universitas Shiz, Elphaba bertemu dengan Glinda yang sangat disukai banyak temannya karena cantik menurut pandangan mereka, ceria dan memiliki keinginan kuat menjadi seorang penyihir. Mereka memiliki hubungan persahabatan yang unik karena akhirnya berbagi kamar di Universitas Shiz. Menjalani keseharian mereka sebagai murid dengan awal yang tidak baik hingga akhirnya mereka menjadi sahabat, membuat mereka menjalani petualangan di Emerald City tempat Kerajaan Oz bertemu dengan The Wizard, yang ternyata The Wizard hanya memanfaatkan kekuatan Elphaba untuk membuat manusia dan hewan tidak lagi berdampingan, disinilah persahabatan Elphaba dan Gilda diuji. Apakah Glida akan membela Elphaba yang difitnah sebagai pengkhianat? Sepertinya jawabannya akan ditemui pada Wicked part 2 di November 2025.

Walau pun, film ini dianggap terlalu lama, namun Wicked memberikan visual film yang mengesankan, diketahui tim produksi Wicked menanam sejuta bunga tulip demi mendapatkan set yang sempurna. Sutradara Jon M. Chu berhasil memberikan warna dan magis dalam dunia Oz. Selain itu, costume yang digunakan juga sangat eye catchy dan cocok untuk setiap karakter yang ada.
Yang paling penting adalah unsur musikalnya, Cynthia Erivo dan Ariana Grande merekam secara live saat shooting berlangsung ketika mereka harus bernyanyi. Ini adalah lagu-lagu yang sangat ditunggu penikmat Wicked, seperti The Wizard and I, Defying Gravity, Popular, No One Mourns the Wicked, Dear Old Shiz, What Is This Feeling?, Something Bad, Dancing Through Life, I’m Not That Girl, One Short Day dan A Sentimental Man. Lewat lagu-lagu ini, penonton dibuat seakan berada di broadway. Jon M. Chu sukses menerjemahkan kemegahan panggung teater ke layar lebar dalam Wicked.
Tidak hanya unsur musiknya yang menarik perhatian, tapi unsur koreografi dan tariannya juga patut diberikan perhatian khusus karena sangat menghibur penonton.
Selesai menonton ini di ScreenX CGV, ada perasaan yang puas dan terhibur karena mata dan telinga dimanjakan lewat Wicked. Tidak hanya bisa menikmati Wicked saja, pada bulan Desember 2025 ini kita bisa menikmati film Kraven The Hunter, Mufasa: The Lion King serta Sonic the Hedgehog 3.