LE SSERAFIM Tampilkan Konsep Seni Kontemporer dalam Trailer Mini Album “HOT”

Oleh: Achmad Bagas - 21 Feb 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Grup K-pop LE SSERAFIM – yang beranggotakan KIM CHAEWON, SAKURA, HUH YUNJIN, KAZUHA, dan HONG EUNCHAE – baru saja merilis trailer sinematik memukau untuk mini album kelima mereka yang bertajuk ‘HOT.”

Dalam video berdurasi dua menit yang dirilis pada 20 Februari 2025, kelima member grup tampil sebagai instalasi seni hidup dalam sebuah pameran bertema “HOT, We’re hot on our own, 2025”. 

Trailer ini menggabungkan unsur seni kontemporer, musik orkestra, dan narasi puitis yang mengantarkan konsep album terbaru mereka yang akan dirilis pada 14 Maret mendatang, menyusul kesuksesan mini album keempat mereka ‘CRAZY’ yang dirilis tahun 2024.

Trailer dibuka dengan suasana galeri seni yang elegan, di mana para member LE SSERAFIM berpose layaknya patung hidup di atas platform logam. Keheningan yang mencekam dipecahkan oleh kemunculan seekor kucing abu-abu bersayap yang menggemaskan. Interaksi dengan kucing tersebut memicu serangkaian transformasi visual yang menakjubkan, termasuk efek mata yang meleleh dan pengukur suhu yang perlahan naik dari dingin ke panas.

Narasi dalam trailer disampaikan dalam bahasa Korea dan Inggris, dengan tema yang berfokus pada api dan transformasi. “A single flame was born” dan “The flame engulfed the silence, splitting the dark” menjadi kata-kata kunci yang mengiringi perubahan suasana dari galeri steril menjadi ruang yang hidup dan berenergi.

Video mencapai klimaks dengan instalasi keran Duchamp bertajuk “Purity is the Hottest” yang mengalirkan cairan yang kemudian berubah menjadi api, menciptakan metafora visual yang kuat tentang transformasi dan kebangkitan.

Keseluruhan konsep trailer ini menunjukkan evolusi artistik LE SSERAFIM, menggabungkan elemen seni tinggi dengan pop kultur kontemporer dalam cara yang inovatif dan mengejutkan. Transformasi akhir para member yang “bangkit dari abu seperti burung phoenix” menjadi simbol kuat yang menandakan era baru dalam perjalanan musik mereka.

Tags:

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc