Sempat Burnout, Fujii Kaze Bangkit Lewat Album Baru “Prema”: Bagikan Video Musik untuk Title Track

Oleh: riadini - 12 Sep 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Penyanyi asal Jepang, Fujii Kaze, berhasil keluar dari masa kelelahan kreatif setelah menghabiskan lima bulan di Los Angeles. Periode itu menjadi titik balik yang melahirkan album ketiganya berjudul “Prema.” Album ini juga menjadi karya penuh pertamanya sejak bergabung dengan Republic Records, serta menandai langkah baru dengan menulis lagu-lagu berbahasa Inggris.

Nama Fujii Kaze mulai dikenal luas secara global berkat lagu ‘Shinunoga E-wa,’ salah satu rilisan B-side dari album debutnya “Help Ever, Hurt Never,” yang viral di TikTok. Popularitasnya terus menanjak, ditandai dengan lebih dari 253 juta penayangan di YouTube dan 287 juta streaming di Spotify untuk lagu tersebut. Tahun lalu, ia juga mencatat sejarah sebagai artis pertama yang tampil dalam seri perdana NPR Tiny Desk Concerts Japan, yang sudah ditonton lebih dari 21 juta kali. Penampilannya di Nissan Stadium pada tahun yang sama berhasil menarik lebih dari 100.000 penonton dalam dua hari.

Sebelum perilisan “Prema,” musisi berusia 28 tahun ini juga sukses menjual habis tiket konsernya di Greek Theatre, Los Angeles. Momen tersebut terasa istimewa baginya karena kota itu punya arti khusus. Los Angeles menjadi tempat ia merekam dan menjalani tur sejak akhir 2023 hingga musim panas 2024, sekaligus lokasi di mana tiga tahun lalu ia sempat melewati masa jenuh dalam berkarya.

Album “Prema” sendiri menampilkan sembilan lagu dengan nuansa musik yang terinspirasi era 1980-an. Dalam proses kreatifnya, Fujii Kaze berkolaborasi dengan produser Korea Selatan, 250, yang ikut memberi warna baru pada karyanya.

Author

riadini

More from Creativedisc