Now playing Festival adalah event tahunan yang diadakan oleh Nada Promotama sebagai promotor sangat sukses menarik puluhan ribu penonton pada event week 1. Ini merupakan event yang diadakan pada dua minggu berturut-turut setiap weekendnya dan pagelaran festival seperti ini yang pertama ada di indonesia.
Berlokasi di kota Bandung tepatnya lap Pusenif flow lalu lintas sudah sangat dipikirkan oleh panitia, puluhan ribu penonton tapi tidak terasa kemacetan pada setiap harinya. Terdapat 3 panggung setiap harinya yaitu BJB, Telkomsel dan Soundsation. Letak panggung bersebelahan antara BJB dan Telkomsel, sedangkan Soundsation agak berjauhan, sehingga line up di panggung Soundsation dan BJB main bersamaan. Memang format seperti ini masih sangat berbahaya, terbukti ketika berdiri di tengah penonton masih mendengar lagu yang dimainkan dari panggung sebelahnya. 
Hari pertama diisi oleh beberapa musisi tanah air dan ada satu musisi mancanegara. Acara di mulai pada pukul 13:30 dan itu on time dibuka oleh penampilan Souljah pada panggung BJB dan The jansen pada panggung soundsation.penonton terlihat mulai memasuki venue acara, memang belum terlihat kepadatan pada penampil pertama. Di lanjut dengan aftershine di panggung telkomsel pergantian panggung cukup tepat waktu, sehingga ketika di panggung soundsation akan kesulitan untuk berpindah ke panggung lainya, karena adanya pembatas pagar pada area panggung ini. Bahkan untuk VIP pun juga harus memutar.
Penampilan dilanjut oleh band asal Bandung Rocket Rockers pada panggung BJB dan The adams pada panggung Soundsation. Penonton terpecah, banyak penonton Bandung yang penasaran dengan permainan dari Saleh Husein dkk tapi rocket rockers juga ramai, beberapa lagu lagu populer mereka medley. Pada pukul 15:30 penonton menumpuk pada panggung telkomsel, tentu saja si cantik Ziva Magnolya hadir di panggung ini, ia membawakan beberapa lagu dari teman teman ajang pencarian bakatnya liodra dan tiara andini dan tak luput ia menyanyikan kutipan single mereka bertiga “Menyesal”. 
Setelah penampilan dari jebolan idol penonton mulai bergeser ke panggung soundsation untuk melihat penampilan dari Last Child, beberapa lagu hits mereka dinyanyikan seperti duka, tak pernah ternilai bahkan mereka memberikan kejutan dengan kedatangan Gisella Anastasia pada lagu Seluruh nafas ini, penampilan mereka sangat mampu menyedot penonton padahal pada panggung BJB ada Teamlo sebuah band bergenre komedi, penonton terlihat sepi, ini merupakan penonton yang menanti penampil selanjutnya yaitu Okaay duo memiliki single lupa nama ingat rasa yang terkenal pada platform Tiktok.
Hari pun semakin sore penonton semakin ramai berdatangan, penampilan Vierratale di panggung soundsation mampu menghipnotis penonton dengan beberapa lagu andalan, walaupun karya mereka di tahun 2000an tapi penonton yang muda muda masih sangat hafal dengan lagu mereka, bersamaan dengan band yang digawangi widy pada vokal dan kevin aprilio pada keyboard pada panggung BJB ada band pendatang baru yang sangat apik dalam memainkan musiknya Soegi Bornean band yang bervokalis cewek cantik Fanny Soegi mampu menghipnotis penonton sambil menikmati senja pada sore itu. Gimmick bunga yang di semat pada stand mic dan diberikan kepada penonton membuat para pria luluh melihat penampilan mereka, mereka terlihat tidak gentar dengan penonton yang tidak terlalu rame pada panggungnya, sang vokalis cukup tenang menghadapinya dengan suara yang lembut. Pijar raya dan asmaralibrasi tak lupa mereka bawakan dengan intro yang sangat cocok pada sore itu.
Memasuki waktu adzan penampilan pun istirahat terlebih dahulu, dan dimulai kembali dengan penampilan dari Aura Kasih & Asep balon pada panggung telkomsel, terlihat penonton mulai padat ketika malam, tidak hanya stage Telkomsel dan BJB saja yang ramai, bahkan panggung Soundsation juga di padati penonton karena ingin melihat penampilan istimewa dari Road to konser 20 tahun Maliq & D’Essentials yang dimana band ini membawa personel awal berdiri band yang terkenal dengan lagu terdiam.
Semakin malam semakin ramai, di lanjut dengan penampilan Dewi Persik yang mampu menghipnotis penonton dengan musik dangdutnya, energi cewek kelahiran jember ini sangat kuat, bisa menyedot penonton tidak membuat penonton berpindah ke panggung sebelahnya padahal ada Maliq & D’Essentials sedang yang juga main di waktu sama. Lagu Rungkad mampu membuat penonton ikut nyanyi dan bergoyang bahkan lagu Ojo Di bandingke yang banyak menggunakan bahasa jawa mampu mebuat semua ikut bernyanyi.
Permainan selanjutnya adalah yang di tunggu tunggu oleh penonton yang mengalami masa SMA di tahun 2000an yaitu Dashboard Confessional, band asal Amerika ini mendapatkan panggung Telkomsel dimana panggung lain tidak aktif pada saat mereka tampil. Semua mata tertuju pada ketampanan Chris Carrabba. Beberapa lagu andalan mereka dibawakan pada penampilan kali ini, sayang tidak banyak yang tau lagunya, bahkan beberapa penonton masih ada yang bertanya tanya ini band mana, maklum saja band ini sangat segmented peminatnya.
Hujan pun datang pada penampilan Dashboard Confessional penonton mulai mencari area tenda untuk meneduh, bahkan beberapa penonton sudah terlihat mulai meninggalkan venue. Yang membuat takjub bahkan penonton yang sudah bersiap pada penampilan The Changcuter pada panggung Soundsation masih bertahan menunggu band andalan asal Bandung ini. Hujan pun tak jadi masalah. Dan di panggung BJB ada Onadio Leonardo dengan berkaraoke nya tidak terlalu banyak di sambangi penonton. Terakhir acara Now Playing Festival day 1 di tutup oleh penampilan Club Dangdut racun yang membuat penonton bergoyang di tengah genangan air, untung saja tidak becek karena venue sudah di semen keseluruhan, sehingga penonton tetap dapat menikmati musik dan bergoyang disaat hujan.
Text: Fariz