CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Girl group asal Inggris, FLO, merilis fan-track spesial bertajuk ‘Recently Deleted’, sekaligus melengkapi album debut mereka lewat versi “Access All Areas: Unlocked” yang kini sudah tersedia di layanan streaming melalui Island Records. Bersamaan dengan lagu baru tersebut, FLO juga merilis tiga bonus track eksklusif fisik CD yakni ‘Conceited,’ ‘Say Less,’ dan ‘Do Too Much’ yang kini akhirnya bisa dinikmati secara digital oleh para pendengar.
Membahas lagu barunya, FLO menyampaikan bahwa perilisan ‘Recently Deleted’ terasa seperti hadiah yang paling tepat untuk para penggemar sebagai bentuk terima kasih atas cinta dan dukungan luar biasa yang mereka terima sepanjang tahun ini. Menurut mereka, lagu tersebut menjadi momen R&B yang penuh emosi dan merepresentasikan karakter khas FLO, namun dengan sudut pandang yang lebih dewasa. Lewat liriknya, FLO berharap para pendengar bisa benar-benar larut, berteriak, menangis, dan merasakan seluruh emosi yang disampaikan. Seperti karya-karya mereka sebelumnya, grup ini juga ingin terus mendorong setiap orang untuk menyadari bahwa diri mereka adalah sosok yang bersinar, dengan energi tak terlupakan, jenis energi yang, bahkan bagi mantan kekasih sekalipun, mustahil untuk dilupakan.
Perilisan ini menjadi perayaan atas satu tahun perjalanan album debut “Access All Areas,” yang mendapat sambutan kritis luas dan mencetak sejarah sebagai nominasi Grammy pertama untuk girl group asal Inggris dalam 20 tahun terakhir, lewat kategori Best Progressive R&B Album. Album tersebut juga menempatkan FLO sebagai girl group R&B Inggris dengan posisi tangga lagu tertinggi dalam 23 tahun, menembus tiga besar chart Inggris, debut di Billboard 200, serta mengumpulkan lebih dari 605 juta stream global.
Sepanjang tahun ini, FLO juga memperluas dominasinya di panggung live dengan menjalani tur Amerika Utara sepanjang 27 tanggal, menjadi tur headlining terbesar di AS oleh girl group Inggris dalam hampir dua dekade. Rangkaian tur tersebut berlanjut ke Inggris dengan penampilan utama terbesar mereka sejauh ini di O2 Brixton London, disusul konser sold out di Glasgow, Manchester, dan Birmingham, sebelum akhirnya menyapa penggemar di berbagai kota Eropa.