CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Taylor Swift resmi merilis video musik ‘Opalite’ pada 6 Februari, video kedua dari album studio ke-12 “The Life of a Showgirl”, lebih dari empat bulan setelah perilisan album tersebut dan single utamanya ‘The Fate of Ophelia’. Perilisan ini langsung menarik perhatian penggemar global, terutama karena strategi distribusinya yang berbeda dari biasanya dan mencerminkan dinamika baru di industri musik digital.
‘Opalite’ merupakan track ketiga dalam album “The Life of a Showgirl” sekaligus lagu dengan jumlah streaming terbanyak kedua dari album tersebut di Spotify. Sejak dirilis pada Oktober 2025, lagu ini telah mengumpulkan lebih dari setengah miliar pemutaran, menjadikannya pilihan kuat sebagai single lanjutan setelah ‘The Fate of Ophelia’, yang kini mendekati satu miliar streaming secara global.
Video musik ‘Opalite’ lebih dulu dirilis secara eksklusif untuk pelanggan premium Apple Music dan Spotify, sebelum dijadwalkan tayang lebih luas di YouTube dua hari kemudian. Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Taylor Swift, banyak pihak menilai langkah ini berkaitan dengan perubahan kebijakan chart digital, di mana penayangan YouTube tidak lagi diperhitungkan dalam Billboard Hot 100. Dengan strategi ini, penyanyi 36 tahun tersebut memastikan performa streaming awal ‘Opalite’ tetap maksimal di platform yang berkontribusi langsung pada posisi tangga lagu.
Bersamaan dengan perilisan video musiknya, Taylor Swift mengunggah foto-foto dari video musik Opalite. Ia mengungkapkan bahwa ide video musik ‘Opalite’ muncul secara spontan saat ia menjalani promo album “The Life of a Showgirl” dan menjadi tamu di The Graham Norton Show. Dalam suasana obrolan santai bersama para tamu seperti Cillian Murphy, Domhnall Gleeson, Greta Lee, Jodie Smith, dan Lewis Capaldi, sebuah candaan dari Domhnall Gleeson tentang keinginannya tampil di video musik Taylor Swift justru memicu ide kreatif yang kuat.
Tak lama setelah acara tersebut, Taylor Swift pun menulis skrip ‘Opalite’ dengan Domhnall Gleeson sebagai pemeran utama, lalu mengajak seluruh tamu yang hadir malam itu, termasuk Graham Norton dan Lewis Capaldi, untuk ikut terlibat. Video ini dikemas dengan nuansa era 90-an, direkam menggunakan film, dan menjadi proyek kolaboratif yang terasa hangat dan menyenangkan.
Lihat postingan ini di Instagram