CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Gorillaz merayakan perilisan album studio kesembilan mereka, “The Mountain”, dengan cara yang tak biasa: merilis film pendek berdurasi delapan menit berjudul “The Mountain, The Moon Cave & The Sad God.” Film tersebut mengikuti petualangan karakter animasi Murdoc, 2D, Noodle, dan Russel dalam perjalanan melintasi India, sekaligus memperluas tema album tentang makna hidup, kehilangan, dan euforia eksistensi. Sejak awal, proyek ini sudah menegaskan bahwa “The Mountain bukan sekadar rilisan musik, melainkan pengalaman audiovisual yang utuh.”
Album yang sudah dirilis pada Jumat (27/2) melalui label milik Gorillaz, Kong Records ini langsung mencuri perhatian karena dibuka dengan instrumental seruling bambu berdurasi lima menit yang merupakan sebuah langkah berani yang menantang struktur album pop konvensional. Di balik konsep hibrida yang menjadi ciri khas Gorillaz, vokalis Damon Albarn kembali mengeksplorasi percampuran budaya dan suara lintas genre. Ia menggandeng sejumlah kolaborator besar seperti Jonny Marr dan IDLES, memperkuat nuansa eksperimental yang mengalir sepanjang album.
Salah satu momen paling mencolok hadir lewat lagu ‘Damascus,’ yang memadukan rap enerjik dari Yasiin Bey (Mos Def) dan vokal khas Omar Souleyman, menciptakan pusaran suara yang intens dan emosional. Di lagu seperti ‘Casablanca’ dan ‘The Moon Cave’ menghadirkan sentuhan nostalgia era awal Gorillaz seperti basline lentur, beat elastis, dan aransemen retro yang mengingatkan pada estetika awal 2000-an. Meski terus berevolusi, identitas musikal band virtual ini terasa tak lekang oleh waktu.
Secara tematik, “The Mountain” lahir dari fase personal Albarn dan rekan visualnya, Jamie Hewlett, yang sama-sama kehilangan ayah mereka. Pengalaman duka tersebut berpadu dengan inspirasi perjalanan ke India, membentuk atmosfer reflektif yang terasa dalam lagu-lagu seperti ‘Orange County’ dan ‘The Sweet Prince.’ Lirik-liriknya menyinggung perpisahan, penyesalan, hingga pencarian makna, menjadikan album ini salah satu karya Gorillaz yang paling intim secara emosional.
Di Indonesia, perilisan album “The Mountain” juga dirayakan dengan acara listening album event yang secara eksklusif diadakan di Creative Disc / Win Audiophile Store di Pakuwon Trade Center (PTC) lantai UG E8-18, Surabaya pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Tak berhenti di perilisan album dan film pendek, Gorillaz juga bersiap memulai tur dunia yang akan dibuka di Inggris bulan depan sebelum berlanjut ke Eropa dan Amerika Selatan.