CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Musisi asal Inggris, FKA twigs yang bernama asli Tahliah Debrett Barnett resmi mengajukan gugatan hukum terhadap band alt-pop era 90-an, The Twigs. Gugatan ini berkaitan dengan sengketa merek dagang atas nama panggung “FKA twigs” yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. Dalam dokumen hukum, Tahliah Barnett meminta sidang juri untuk menentukan hak penggunaan dan pendaftaran nama tersebut.
Menurut gugatan, konflik ini bermula sejak 2013 ketika Tahlia Barnett masih menggunakan nama “the Twigs”. Ia sempat menawarkan kompensasi sebesar US$15.000 agar kedua pihak dapat menggunakan nama tersebut secara berdampingan, namun ditolak oleh duo kembar, Laura dan Linda Good. Bahkan, mereka sempat menggugat Barnett pada 2014, yang kemudian membuatnya mengganti nama menjadi “FKA twigs”, meski pihak band menganggap perubahan itu belum cukup berbeda.
Situasi kembali memanas pada 2024 ketika The Twigs diduga mengirimkan surat peringatan (cease-and-desist) dan ancaman gugatan hukum baru. Dalam dokumen tersebut, Barnett menilai tindakan itu sebagai upaya “memanfaatkan” klaim merek dagang demi keuntungan, termasuk tuntutan kompensasi bernilai jutaan dolar serta ancaman untuk melarangnya menggunakan nama panggungnya sendiri.
Untuk memperkuat posisinya, FKA twigs menyoroti perbedaan besar antara kedua pihak dalam industri musik. Ia menyebut bahwa kariernya telah berkembang secara global dengan jutaan pendengar, sementara aktivitas The Twigs dinilai sudah tidak aktif selama bertahun-tahun. Barnett juga menegaskan bahwa keduanya berada di “ekosistem komersial yang sepenuhnya berbeda”, sehingga kecil kemungkinan terjadi kebingungan publik.