Quantcast

Album of the Day: Taking Back Sunday – Tidal Wave

By - 7 months ago in Album of The Day

Released by: Hopeless Records

Tidak akan ada yang meragukan konsistensi Taking Back Sunday dalam bermusik. Sepanjang nyaris dua dekade karir mereka, dengan 6 buah album studio yang telah dirilis sebelumnya, tentunya bisa dipastikan kalau band asal Long Island, New York, ini tetap teguh dengan akar rock mereka. Hanya saja, dengan karir yang cukup panjang tersebut, Taking Back Sunday tidak ingin terjebak dalam formula yang begitu-begitu saja, sehingga ada kalanya ada sedikit twist agar mereka tetap terdengar segar. Tidak harus inventif, namun berbeda dan tidak monoton. Mungkin begitu yang ingin disampaikan album ke-7 ini, “Tidal Wave“.

Sebagai band yang bisa dikatakan cukup senior, up-and-down dalam kualitas berkarya tentunya bukan hal aneh. Sudah biasa. Apalagi ditambah dengan pergantian line-up anggota yang kerap terjadi, meski seharusnya bukan menjadi alasan. Begitu juga dengan Taking Back Sunday. Dengan latar ini, bukan berarti menjadi halangan untuk band ini agar tetap bergiat dalam eksplorasi. “Tidak Wave” bisa menjadi buktinya.

Taking Back Sunday menyadari jika diri mereka sudah lekat dengan imej emo dan mereka sadar akan keterbatasan akibat pelabelan tersebut. Namun, sebagaimana yang disebut sang frontman, Adam Lazzara kepada Entertainment Weekly, “Every album anyone’s ever written is an emo album, because there’s a lot of emotion that goes into all of that…I don’t like being pigeonholed.

Menjadikan emo sebagai dasar dan kemudian memelintirnya menjadi materi yang justru di luar ekspektasi sepertinya adalah tujuan dari “Tidal Wave”. Sepertinya mereka berhasil untuk itu, karena mendengarkan Taking Back Sunday di era “Tidal Wave” memang terdengar agak berbeda dengan mereka yang sebelumnya. Dan meski masih berbicara dalam konteks “jiwa muda”, sebagaimana yang bisa disimak dalam track-track seperti ‘Homecoming’ atau ‘All Excess’, kita bisa merasakan kedewasaan dan kematangan yang disajikan oleh Taking Back Sunday dalam lagu-lagunya. Tidak hanya secara aspek tematis/lirik, namun juga komposisi/aransemen.

Post-punk atau pop-punk atau indie-rock tidak asing bagi Taking Back Sunday dan itu masih terasa dalam “Tidal Wave”. Beberapa lagu yang menghadirkan nuansa tersebut dapat dicicipi di track seperti ‘Fences’, ‘Call Come Running’, atau track pembuka, ‘Death Wolf’ atau mungkin secara sederhana, nyaris di setiap track album. Galeri akan anthem post-emo yang renyah untuk disimak.

Namun menjadi catatan saat band dengan cukup cerdas dan mulus memasukkan elemen folk-rock atau americana dalam ‘Tidal Wave’ yang juga menjadi judul album. Tentunya track dengan kandungan emo yang cukup tebal masih diberi ruang di dalam album, seperti mungkin ‘You Can’t Look Back’. Hanya saja, saat memberikan track-track balada, di situlah Taking Back Sunday terdengar lebih cemerlang.

Sisi emosional yang disisipkan di dalam lagunya terdengar begitu nyata dan bernyawa, sehingga sukses membetot perhatian dan juga sentimentalitas pendengarnya. Simak saja ‘I Felt Too’ yang terdengar begitu pilu, namun juga subtil dan tidak cengeng. Saat Lazzara bernyanyi, “I know you’re tired / I feel it too,” kita bisa merasakan jiwanya. Dilengkapi pula dengan ‘I’ll Find a Way to Make It What You Want’ yang tepat menjadi track penutup album. Lirih, sendu dan syahdu, lagu menghadirkan emo-si yang dibutuhkan lagunya dengan presisi pas.

Bisakah kita sebut dengan “Tidal Wave” maka Taking Back Sunday sudah merumuskan ulang formula mereka? Bisa jadi. Tentunya ini bukan kali pertama band melalukan ekspansi secara musikalitas, hanya saja kali ini terdengar lebih fokus dan solid. Bisa jadi juga hanya sebuah transisi, meski pernyataan yang disampaikan album memiliki resonansi yang kuat. Apapun itu, tentunya kita harus melihat perjalanan karir/musikalitas Taking Back Sunday ke depannya.

Yang pasti, “Tidal Wave” adalah album rock yang gemilang. Fakta bahwa mereka tidak merasa perlu untuk menyingkirkan kosa kata emo, karena toh tetap bisa menjadi alas untuk melebarkan kreativitas, adalah kekuatan tersendiri. Meski demikian, di sisi lain album juga dengan tangkas memamerkan kekuatan Taking Back Sunday untuk keluar dari zona aman dan mencoba sesuatu yang berbeda. Perpaduan pas antara klise dan inovasi inilah menjadi penyebab mengapa “Tidal Wave” terdengar begitu mencorong.

iTunes

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “Death Wolf” 4:12
2. “Tidal Wave” 2:32
3. “You Can’t Look Back” 4:27
4. “Fences” 3:37
5. “All Excess” 3:35
6. “I Felt It Too” 5:22
7. “Call Come Running” 3:12
8. “Holy Water” 4:19
9. “In the Middle of It All” 3:12
10. “We Don’t Go in There” 4:01
11. “Homecoming” 4:01
12. “I’ll Find a Way to Make It What You Want” 5:20

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | July 21, 2017 By

Sedang Tidak Depresi, Adele Kesulitan Menulis Lagu Untuk Album Barunya

Music News | By

The Up-And-Coming Boyband PRETTYMUCH Rilis Single Debut Mereka, ‘Would You Mind’

Music News | By

Louis Tomlinson Hadirkan Pop Melankolis Dalam Duetnya Bersama Bebe Rexha, ‘Back To You’